Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu 13 November 2019. (Foto: Istimewa)

Bom Medan, Gubernur Jatim Minta Masyarakat Tenang Namun Waspada

Jawa Timur 14 November 2019 11:12 WIB

Aksi bom bunuh diri terjadi di Markas Kepolisian Resor Kota Besar atau Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu 13 November 2019. Insiden ini menyebabkan enam orang terluka. Yakni empat orang anggota polisi, satu orang warga sipil, dan satu orang pekerja harian lepas. Selain itu juga empat kendaraan rusak.

Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan dengan kemungkinan aksi teror serupa.

Khofifah mengajak masyarakat proaktif mengawasi lingkungannya masing-masing mengingat keamanan bukan hanya tugas aparat namun juga seluruh elemen masyarakat.

"Tidak perlu hawatir berlebihan, tapi harus tetap waspada dan hati-hati serta berdoa. Sekiranya di lingkungan sekitar ada yang mencurigakan lebih baik dilaporkan kepada aparat kepolisian, jangan sampai acuh," ungkap Khofifah, saat ditemui dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Rabu 13 November 2019.

Khofifah juga mengungkapkan keprihatinannya dan menyayangkan adanya pihak yang justru berupaya melukai polisi dengan aksi bom bunuh diri tersebut. Menurutnya, apapun alasannya aksi terorisme tidak dapat dibenarkan maupun ditolerir.

"Tidak perlu mengaitkan aksi teror yang sudah terjadi ini dengan kegiatan agama, karena faham terorisme sama sekali tidak terkait dengan ajaran agama mana pun. Saya yakin semua agama pada dasarnya mengajarkan tentang kebaikan, kasih sayang, dan kedamaian antara sesama umat manusia," ujarnya.

Khofifah yakin, pelaku pengeboman berada dalam kelompok atau jaringan teroris tertentu. Karenanya, ia pun meminta aparat kepolisian Polda Jatim dan seluruh Polres se-Jawa Timur untuk melakukan mitigasi dan memperketat pengamanan di objek-objek vital maupun area pelayanan publik.

Khofifah berharap Polri bisa segera mengusut tuntas dalang dibalik aksi terorisme tersebut.

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Aug 2020 22:24 WIB

2.694 ASN Jatim Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Jawa Timur

Para ASN diminta untuk bantu Pemprov Jatim sejahterahkan rakyat

13 Aug 2020 22:14 WIB

Empat Sosok Ini Terima Lencana Jer Basuki Mawa Bea

Jawa Timur

Mereka diberi atas dedikasi membantu penanganan Covid-19

13 Aug 2020 08:13 WIB

Kemarin, Gus Ipul-Khofifah Bertemu Serta 2 Pejabat Pemprov Mundur

Jawa Timur

Berita ngopibareng.id, kemarin.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...