Ketua Pengprov Perwosi Jatim Arumi Bachsin mengukuhkan pengurus Perwosi Kabupaten Pasuruan, Kamis, 1 Agustus 2019. (Foto: Dok Humas)
Ketua Pengprov Perwosi Jatim Arumi Bachsin mengukuhkan pengurus Perwosi Kabupaten Pasuruan, Kamis, 1 Agustus 2019. (Foto: Dok Humas)

Arumi Bachsin Kukuhkan Pengurus Perwosi Kabupaten Pasuruan

Ngopibareng.id Ngopibareng Pasuruan 01 August 2019 16:53 WIB

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak mengukuhkan pengurus Perwosi Kabupaten Pasuruan masa bhakti 2019-2023.

Pengukuhan dilaksanakan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Pemkab Pasuruan, Kamis, 1 Agustus 2019. Acara pengukuhan itu dihadiri oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dan undangan lainnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengurus Perwosi Jawa Timur tanggal 8 Juli 2019 Nomor 08 Tahun 2019, Ny Nanik Asnawati Mujib Imron dikukuhkan sebagai Ketua Perwosi Kabupaten. Sedangkan Ny Lulis Irsyad Yusuf adalah Penasehat Persowi Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Arumi mengatakan, tugas dan tantangan Perwosi di kancah olahraga ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, pengembangan diri dan penambahan ilmu pengetahuan dan wawasan serta peningkatan peran wanita mutlak harus diperhatikan. Sehingga wanita dapat berperan aktif dalam setiap organisasi keolahragaan.

"Perwosi harus mengikuti zaman. Artinya harus selalu up date terhadap segala informasi apapun yang berkaitan dengan keolahragaan," katanya.

Arumi menyebut bahwa keberadaan Perwosi Jatim ibarat sebuah mobil yang berfungsi sebagai badan. Namun, tidak akan bisa berjalan jika tidak ada dukungan dari organ lainnya. Maka, Perwosi Kabupaten adalah roda atau bagian lain yang mendukung untuk mencapai tujuan yang sama.

"Keberadaan Kab/kota menjadi kuat. Ibarat Mobil Perwosi Jatim adalah badan yang membawa kemana-mana. Sedangkan kab/kota adalah roda, sehingga harus berjalan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama," ujarnya.

Terkait dengan eksistensi Perwosi, tahun ini pengurus Perwosi Provinsi Jatim dan pengurus cabang kabupaten/kota telah menyusun dan merencanakan program kerja 4 tahun ke depan sesuai kesepakatan hasil Rakerprov Perwosi tanggal 22 Juli 2019 yang lalu. 

Kata Arumi, berdasarkan Rakerprov Perwosi tersebut terdapat kegiatan yang akan berlangsung pada bulan mendatang antara lain Lomba Senam Irama gembira yang akan diselenggarakan awal bulan September 2019, mengadakan pelatihan olahraga pentaque pada Bulan Oktober 2019 disertai bazar guna menyongsong Hari Olahraga Nasional Tahun 2019.

Lebih lanjut, perempuan yang juga seorang aktris itu berharap kepada pengurus yang telah dikukuhkan untuk terus kompak memajukan kegiatan olahraga perempuan, khususunya bagi Perwosi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Khususnya untuk lebih memasyarakatkan olahraga bagi perempuan, anak dan lansia.

"Semoga dalam pengurus baru ini Perwosi akan semakin berhasil dalam mengemban tugas dan keanggotaan olahraga di Kab. Pasuruan," katanya.

Di akhir sambutan, Arumi mengingatkan kepada Perwosi Pasuruan untuk terus rutin berolahraga dan menjaga kesehatan. Kesehatan merupakan pilar penting untuk menghasilkan tubuh yang sehat. Maka, jika perempuan sehat maka akan sehat pula keluarganya. 

"Perempuan atau ibu adalah jantung dalam keluarga. Peranan perempuan sangatlah penting terutama dalam membentuk pola hidup keluarga," katanya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan HM. Irsyad Yusuf minta agar peran dari Perwosi dan Koni bisa selaras dan melakukan kolaborasi. Utamanya dalam mencari bibit bibit atlet atlet perempuan berprestasi.

"Bedasarkan data dari KONI banyak atlet perempuan peraih medali emas di berbagai cabang olahraga di Indonesia, berasal dari Pasuruan," katanya.

Bagi perwosi yang baru dikukuhkan, Bupati mengucapkan selamat dan berharap kepada pengurus perwosi Kab. Pasuruan untuk dapat berperan aktif dalam memasyarakatkan olahraga baik perempuan, anak dan lansia.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Perwosi Kab. Pasuruan Hj. Nanik Asnawati meminta kepada semua pengurus yang telah dikukuhkan memiliki komitmen tinggi untuk memasyarakatkan dan mengolahragakan masyarakat terutama bagi kaum perempuan.

"Ujung tombak kemaslahatan keluarga terletak pada diri perempuan. Oleh karena itu lewat Perwosi Kami berharap perempuan di Pasuruan sehat sehingga dapat membantu ketahanan keluarga," katanya. (Sumber: pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

19 Oct 2020 17:10 WIB

10 Orang Sembuh, Angka Kesembuhan Covid-19 di Pasuruan Capai 85%

Ngopibareng Pasuruan

Angka kesembuhan pasien covid-19 di Pasuruan tinggi.

17 Oct 2020 17:25 WIB

Dekatkan Layanan, Dispenduk Capil Pasuruan Bangun Kios E-Pak Ladi

Ngopibareng Pasuruan

Kios E-Pak Ladi untuk memberikan layanan kepada masyarakat dengan efektif.

17 Oct 2020 06:14 WIB

Gus Fuad, Pertemuan Kiai Djazuli dan Kiai Hamid yang Tak Terduga

Khazanah

Santri Pesantren Ploso mengenang KH Fuad Mun'im Djazuli

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...