5 Fakta Kondisi Ani Yudhoyono Menurun hingga Meninggal Dunia

Ngopibareng.id Nasional 01 June 2019 13:00 WIB

Ani Yudhoyono selama empat bulan terakhir menjalani perawatan di National University Hospital (NUH) Singapura, karena menderita kanker darah atau leukemia. Beberapa hari terakhir, santer terdengar kabar mengenai kondisi istri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengalami penurunan.

Bahkan, petinggi Partai Demokrat yang dipimpin SBY menyebut kondisi Ani Yudhono memburuk hingga masuk ICU. Kabar ini pun berkembang hingga Ani Yudhoyono disebut koma.

Berikut ini 5 fakta kondisi terkini ibu dua anak tersebut.

1. AHY sebut ibunya butuh penanganan ekstra

Anak tertua SBY dan Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membenarkan bahwa sang ibu membutuhkan penanganan ekstra, sehingga harus masuk ruang ICU NUH sejak Rabu, 29 Mei 2019.

2. Petinggi Partai Demokrat sebut kondisi Ani Yudhoyono memburuk

Melalui Twitter, Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nasidik, membenarkan kondisi kesehatan Ani Yudhoyono yang sedikit memburuk. Rachland Nasidik juga meminta warga Indonesia untuk mendoakan kesembuhan Ani Yudhoyono.

Lebih lanjut lagu, Ferdinand Hutahaean juga menyampaikan informasi terkini soal kesehatan Ani Yudhoyono. Menurut Ferdinand Hutahaean menyebut sekretaris pribadi SBY mengabarkan kondisi Ani Yudhoyono tak sadarkan diri.

3. Ani Yudhoyono sempat keluar dari ruang karantina

Sebelum kondisinya dikabarkan memburuk, sekitar dua minggu lalu, kesehatan Ani Yudhoyono mulai membaik. Ia bahkan diizinkan meninggalkan ruang karantina untuk menghirup udara segar. Foto-foto kebahagiaan Ani Yudhoyono berkeliling di area taman rumah sakit pun diunggah di akun Instagram Ani Yudhoyono, SBY, dan menantunya, Anissa Yudhoyono.

Sayangnya, usai menghirup udara segar tersebut, kondisi Ani Yudhoyono kembali drop. Ibu dua anak itu disebut Syarif Hasan mengalami demam tinggi, sehingga ia harus kembali ke ruang perawatan.

4. Sempat beredar hoaks Ani Yudhoyono meninggal pada Jumat sore

Mengetahui kondisi ibunya menurun, AHY dan adiknya, Edhie Baskoro Yudhoyono beserta keluarga langsung bertolak ke Singapura. Mereka secara berganti-gantian menemani Ani Yudhoyono di ruang ICU, mengingat hanya dua orang yang diperbolehkan berada di ruangan.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, membantah isu Ani Yudhoyono koma. "Untuk mendapatkan pengobatan secara maksimal, Ani Yudhoyono sengaja ditidurkan bukan mengalami koma," jelas Imelda Sari.

Sementara itu, media sosial sempat ramai berita bohong atau hoaks mengenai meninggalnya Ani Yudhoyono, pada Jumat sore kemarin. Hingga saat ini tidak diketahui dari mana sumber kebohongan itu berasal.

5. #DoaUntukBuAni

Melalui Twitter, netizen beramai-ramai menyuarakan doa memohon kesembuhan Ani Yudhoyono. Tagar #DoaUntukBuAni pun menjadi tranding topic dan mencapai 8 ribu tweet.

Namun takdir berkata lain. Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono wafat di ruang Intensif Care Unit (ICU) di National University Hospital (NUH) Singapura, Sabtu 1 Juni 2019 pukul 11.50 WIB.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, bu Ani telah meninggal dunia pada 11.50 waktu Singapura," tulis Wasekjen Demokrat, Andi Arief lewat akun Twitternya. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Nov 2020 11:14 WIB

Sean Connery Nyaris Jadi Pemain Manchester United

Selebriti

Sean Connery memilih jadi aktor ketika mendapat tawaran dari MU.

01 Nov 2020 08:15 WIB

SBY, Mengapa Harus Wayang? Ini Anekdot tentang Kekuasaan

Humor Sufi

Kisah pengalaman khas Fachry Ali

31 Oct 2020 12:22 WIB

Akhirnya Siti Fadillah Supari Hirup Udara Bebas

Nasional

Kisah hidup mantan Menteri Kesehatan di era Presiden SBY

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...