Ibadah haji di Masjidil Haram, Kota Makkah al-Mukaramah.

Hal Terpenting menuju Masjidil Haram, Cara Niat Ibadah Haji

Islam Sehari-hari 09 July 2019 02:07 WIB

Niat menduduki posisi penting dalam setiap ibadah, baik shalat, puasa, maupun haji. Niat menjadi pembeda antara satu ibadah dan ibadah lain.

Shalat zuhur misalnya, dari sisi pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan shalat ashar, yaitu empat raka’at dan bacaannya juga sama. Selain waktu pelaksanaan, shalat dzuhur dan ashar dibedakan berdasarkan niat.

Sebab itu, calon jamaah haji penting mengetahui niat haji sebagai rukun pertama dalam ibadah haji. Niat haji sering diistilahkan dengan ihram. Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab mengatakan,

فالإحرام هو النية بالقلب وهي قصد الدخول في الحج أو العمرة

Artinya, “Ihram ialah niat dalam hati, yaitu niat untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah.”

Menurut Imam An-Nawawi, niat haji harus dimantapkan di dalam hati, dilafalkan, dan diiringi dengan lafal talbiyah. Ia menjelaskan,

ينبغي لمريد الاحرام أن ينويه بقلبه ويتلفظ بذلك بلسانه فَيَقُولُ بِقَلْبِهِ وَلِسَانِهِ نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْت بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ إلى آخر التلبية فهذا أكمل ما ينبغي له

Artinya, “Orang yang ingin ihram harus berniat dalam hati, melafalkan niat, dan bertalbiyah. Hendaklah ia mengatakan dalam hatinya sembari dilafalkan, ‘nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala, labbaik allahumma labbaik, aku niat haji dan berihram karena Allah SWT, aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah’, hingga akhir lafal talbiyah. Ini termasuk niat yang paling sempurna.”

Perlu diingat bahwa niat mesti dimantapkan dalam hati terlebih dahulu sembari dilafalkan. Niat tidak sempurna bila hanya dilafalkan tanpa dibatinkan dalam hati. Menurut Imam An-Nawawi, orang yang hanya melafalkan niat haji tanpa mengucapkan dalam hati, ihramnya tidak sah.

Sebaliknya, orang yang tidak melafalkan niat, tetapi mengucapkannya dalam hati, ihramnya tetap sah, karena pada hakikatnya niat itu dalam hati.

Adapun pelafalan niat untuk memantapkan apa yang sudah tertanam di dalam hati. Sebab itu, melafalkan niat dalam ibadah disunahkan. Wallahu a’lam.

Demikian seperti ditulis Hengki Ferdiansyah di nu-onlie.

https://islam.nu.or.id/post/read/80386/cara-niat-ibadah-haji

"Perlu diingat bahwa niat mesti dimantapkan dalam hati terlebih dahulu sembari dilafalkan. Niat tidak sempurna bila hanya dilafalkan tanpa dibatinkan dalam hati. Menurut Imam An-Nawawi, orang yang hanya melafalkan niat haji tanpa mengucapkan dalam hati, ihramnya tidak sah."

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 Feb 2020 02:40 WIB

Yasinan di Makkah, Doa Gus Mus untuk Ulama Ahli Falak

Khazanah

Tahlil dan Yasin dilakukan untuk KH Ghazalie Masroeri

19 Feb 2020 06:31 WIB

Santri Menikmati Duren, Begini Mbah Moen Memanfaatkan Waktu

Humor Sufi

Kisah humor sekaligus sufistik

19 Feb 2020 06:06 WIB

Tunaikan Ibadah Umrah, Ini Doa Gus Mus di Multazam

Khazanah

Doa khusus untuk Indonesia dan umat Islam sedunia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.