Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Banjir di Legian, Bali
Sejumlah titik di wilayah Bali banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban banjir di wilayah Campuhan, Dewi Sri, Legian, Kuta, pada Selasa, 24 Februari 2026, siang. Terpantau di lokasi ketinggian air mencapai hingga dada orang dewasa.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerjunkan 11 personel dengan membawa satu unit perahu karet. Setibanya di lokasi, tim langsung mengevakuasi warga. Satu orang mengalami cedera di kaki karena terkena gerinda dan membutuhkan evakuasi segera.
Menjelang sore tim dari Ditsamapta Polda Bali bergabung dalam tim evakuasi setelah melaksanakan evakuasi di daerah Sanur dan sebagian area Dewi Sri yang juga terdampak banjir. Proses evakuasi menggunakan tiga unit perahu karet dan tiga unit kano.
Koordinator lapangan, Komang Sudiarsa, bahwa selama operasi SAR hujan terus melanda disertai angin yang sangat kencang. Kendaraan operasional tidak bisa menembus banjir, sehingga penurunan perahu karet jaraknya cukup jauh dari lokasi korban.
Sejak siang hingga sore hari, total korban yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan di seputaran Dewi Sri sebanyakl 12 orang. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR banjir ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Brimob Polda Bali, Balawista, Babinpotmar TNI AL, Potensi SAR Bima Sakti Rescue, dan masyarakat setempat.
Semakin sore terpantau debit air mulai turun, dan beberapa warga mulai bisa melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Tim SAR gabungan sempat berjaga di titik kumpul, namun hingga pukul 17.50 WITa tidak ada lagi permintaan bantuan evakuasi.
"Untuk sementara dari hasil pantauan dan laporan sore hari ini sudah tidak ada jadi untuk evakuasi sudah berjalan dan air sudah mulai surut, dan untuk hari ini kami akhiri," jelas Komang Sudiarsa.
Advertisement