Tiket KA dari Daop 9 Jember ke Berbagai Kota Besar Masih Tersedia Hingga 4 Januari 2025
Memasuki akhir liburan Natal dan tahun baru (Nataru), ketersediaan tiket kereta api (KA) masih aman hingga tanggal 4 Januari 2026. Total, terdapat 1.560 tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan penjalanan dari wilayah Daop 9 Jember menuju berbagai kota besar.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan, ketersediaan tiket tersebut terdapat pada sejumlah kereta api yang melayani relasi dari wilayah Daop 9 Jember menuju berbagai kota besar.
Sejumla KA yang tiketnya masih tersedia adalah KA Mutiara Timur reguler relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi, KA Mutiara Timur Tambahan relasi Ketapang–Surabaya Gubeng dan KA Ijen Ekspres relasi Ketapang–Malang.
"Dengan pilihan perjalanan yang cukup variatif ini, masyarakat masih memiliki kesempatan luas untuk merencanakan perjalanan liburan maupun arus balik dengan nyaman," jelasnya, Jumat, 2 Januari 2025.
Cahyo menegaskan, KAI memastikan layanan terbaik sekaligus menjaga kemudahan akses masyarakat untuk mendapatkan tiket. Dia mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket sebelum kuota habis. Khususnya untuk tanggal-tanggal favorit yang memiliki tingkat okupansi tinggi.
"Hingga saat ini ketersediaan tiket masih cukup aman. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta seluruh mitra resmi KAI,” terangnya.
Selain tiket reguler, menurutnya, KAI Daop 9 Jember juga masih menyediakan tiket pada program diskon 30 persen yang berlaku selama masa Angkutan Nataru ini. Hingga 4 Januari 2026, masih tersedia 53 tiket diskon yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif perjalanan yang lebih ekonomis tanpa mengurangi kenyamanan dan kualitas layanan.
Cahyo menambahkan, KAI Daop 9 Jember terus memantau perkembangan volume penumpang serta menyiapkan langkah operasional yang diperlukan untuk menjaga kelancaran perjalanan. KAI berkomitmen memberikan layanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pelanggan.
"Kami juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun, membawa identitas sesuai data tiket, serta mengikuti seluruh ketentuan perjalanan yang berlaku,” ujarnya.
Advertisement