Revolusi Crank Arm, Vingegaard Pakai Panjang 150 mm!
Tadej Pogacar, pembalap paling hebat saat ini membawa banyak perubahan terhadap industri sepeda. Terutama industri balapnya.
Paling mencolok, pembalap tim UAE Team Emirates-XRG ini menggunakan crank arm pendek, yakni 165 cm selama musim balap 2024.
Dan hasilnya? Triple crown disabetnya. Juara Tour de France, Giro d’Italia dan World Championship. Nah, karena inspirasi dan bukti nyata ini, membuat tim asal Belanda, Visma-Lease a Bike juga meriset panjang crank arm yang cocok untuk pembalapnya.
General Manager Visma Lease a Bike, Richard Plugge, tak menampik pemilihan crank arm lebih pendek karena terinspirasi dari Pogacar.
Hasilnya diluar prediksi. Mereka menggunakan crank arm sepanjang 150 mm. Padahal normalnya pembalap menggunakan crank arm panjang 170 mm atau 172,5 mm.
Termasuk Jonas Vingegaard, pembalap andalan Visma-Lease a Bike ini juga menggunakan crank arm 150 mm. “Saya kaget dengan pilihan ini. Saya pikir ini terlalu kecil karena ini dua centimeter lebih pendek daripada yang kami gunakan biasanya,” tutur Johan Bruyneel, mantan pembalap profesional asal Belgia.
Hasilnya? Vingegaard mendapatkan juara FC di balapan Volta al Algarve em Bicicleta akhir Februari lalu. Paling utama adalah di etape time trial.
"Dengan crank arm lebih pendek, memungkinkan mendapatkan aerodinamika yang lebih baik. Lutut dan kaki bagian atas Anda tidak terlalu tinggi sehingga Anda dapat membungkuk dengan lebih baik. Apakah Anda kehilangan tenaga? Menurut saya, ya, tetapi tampaknya tidak demikian," tutup Bruyneel.
Advertisement