Rangkaian Kegiatan BIK 2025 Berhasil Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat, Ini Capaiannya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bersama Pemkab Banyuwangi telah melakukan perluasan akses dan pemanfaatan layanan keuangan bagi masyarakat melalui kegiatan pameran dan festival budaya batik, olahraga, hingga musik. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025.
Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid, mengatakan, berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan BIK 2025 berhasil mencatatkan beberapa capaian berkaitan dengan layanan jasa keuangan (LJK).
Dari sisi realisasi penyaluran kredit, menurut Mufid, panggilan Kepala OJK Jember, selama bulan Oktober 2025 tercatat Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di Kabupaten Banyuwangi telah memberikan kredit sebesar Rp226,25 miliar.
"Penyaluran kredit terbesar di bulan Oktober 2025 pada Bank BRI KC Banyuwangi sebesar Rp104,65 miliar," jelasnya, Selasa, 28 Oktober 2025.
Capaian berikutnya dari sisi realisasi tabungan masyarakat. Mufid menyebut, terjadi peningkatan pembukaan rekening baru dengan total penambahan dana tabungan sebesar Rp115,23 miliar. Selama rangkaian kegiatan BIK 2025 terdapat pembukaan rekening sebanyak 220 rekening tabungan.
"Selain itu, UMKM Batik mencatat penjualan batik selama 2 hari pelaksanaan event sebesar Rp46,43 juta," terangnya.
Pada rangkaian kegiatan BIK tersebut, juga diserahkan secara simbolis pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM di Banyuwangi dengan total nominal mencapai Rp710 juta dan penghargaan kepada UMKM dengan volume penjualan tertinggi dan nilai transaksi penjualan tertinggi.
OJK Jember telah melaksanakan rangkaian kegiatan road to BIK 2025 sejak bulan September 2025. Total ada 15 kegiatan dengan sasaran 5.670 orang, antara lain:
1. OJK Mengajar (Goes to Campus) kepada 10 Perguruan Tinggi di wilayah Sekarkijang secara offline & Hybrid dengan peserta sebanyak 3.252 Mahasiswa.
2. OJK Mengajar (Goes to School) kepada 6 Sekolah di Kabupaten Jember & Kabupaten Situbondo dengan peserta 525 siswa sekaligus pembukaan rekening Simpanan Pelajar.
3. Literasi Keuangan Bersama Bursa Efek & Perusahaan Efek kepada Organisasi Masyarakat di Kabupaten Jember dengan peserta 275 sekaligus pembukaan rekening dana nasabah (Pasar Modal).
4. Literasi keuangan dan Waspada Investasi Ilegal kepada Kepala Desa/Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibnas dan instansi vertikal se-Kabupaten Banyuwangi dengan peserta 750 orang.
5. Sosialisasi mengenai Securities Crowdfunding sebagai alternatif pembiayaan bagi UMKM kepada 150 pelaku UMKM.
Puncak Kegiatan BIK Tahun 2025 diselenggarakan di Banyuwangi berkolaborasi dengan kegiatan Banyuwangi Batik Festival (BBF). Sedikitnya ada sembilan rangkaian 9 kegiatan yang digelar selama 2 hari, 17 & 18 Oktober 2025.
Diantaranya, kegiatan literasi keuangan dan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bersama PNM, BIK Run 5K dengan peserta 1.231 orang dari berbagai kalangan masyarakat, Fashion Show Batik Duta LJK dengan tema batik khas Banyuwangi “Gemelare Jarit Wader Kesit” dan uji wawasan seputar Sektor Jasa Keuangan.
Mufid menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara OJK Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Banyuwangi dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah (FKLJKD) Jember.
"Tujuannya untuk mempercepat inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM," ujarnya.
Advertisement