Jalan Berlubang Mojokerto-Pasuruan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tutup dengan Paving
Kondisi jalan di simpang empat Panjer, Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, dikeluhkan warga. Pasalnya, lubang dengan diameter sekitar 1 meter dan kedalaman 20 sentimeter di jalur utama Mojosari–Gempol itu sudah beberapa hari tak kunjung diperbaiki.
Dari pantauan di lokasi warga setempat berinisiatif menutup lubang tersebut dengan paving dan memberi tanda menggunakan kursi plastik agar pengendara berhati-hati. Upaya itu dilakukan lantaran lubang berada di jalur padat kendaraan, termasuk truk dan motor dari arah Mojosari menuju Gempol, Pasuruan.
Warga khawatir lubang makin parah dan sebabkan kecelakaan saat hujan karena tertutup genangan air Seorang tukang parkir di sekitar lokasi mengatakan, kerusakan jalan tersebut muncul sejak beberapa hari lalu, tepatnya setelah hujan deras mengguyur kawasan Mojosari.
“Awalnya retak kecil, lama-lama jadi bolong besar. Kalau hujan, lubangnya tertutup air, bahaya kalau ada motor lewat,” ujarnya, Rabu 12 November 2025.
Pantauan di sepanjang jalur Mojokerto–Pasuruan, mulai simpang tiga Klenteng Mojosari hingga simpang tiga Jasem, Kecamatan Ngoro, juga tampak banyak titik jalan yang rusak. Beberapa ruas mengalami retakan, bergelombang, hingga muncul lubang kecil di sejumlah titik.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, mengingat jalan tersebut merupakan salah satu akses utama penghubung antarwilayah dan jalur alternatif menuju Pasuruan. “Mumpung hujan masih jarang kalau semakin cepat diperbaiki. Agar tidak ada lubang-lubang lain lagi,” tandasnya.
Advertisement