Imbas Trend One Piece, Pedagang Bendera Merah Putih di Sidoarjo Sepi Pembeli
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, geliat perayaan kemerdekaan tak selalu membawa kabar baik bagi semua kalangan. Para pedagang bendera di sekitar Jalan Pahlawan, Sidoarjo, justru mengeluhkan turunnya minat masyarakat untuk membeli atribut merah putih.
Rahmat, pedagang bendera musiman yang sudah bertahun-tahun menggantungkan penghasilannya pada momentum 17 Agustus, mengungkapkan, penjualannya tahun ini turun sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Biasanya di awal Agustus mulai ramai. Tapi sekarang sepi, terasa banget bedanya,” ungkapnya, Senin, 4 Agustus 2025.
Menurut Rahmat, turunnya penjualan disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih banyak berbelanja secara online.
“Dulu orang datang langsung, bisa pegang barangnya, bisa nawar. Sekarang lebih suka beli di marketplace,” ujarnya.
Namun bukan hanya digitalisasi yang membuat para pedagang kelimpungan. Munculnya tren budaya populer, terutama dari Jepang, ikut menggeser minat masyarakat terhadap simbol-simbol nasional.
Bendera bertema anime One Piece dengan gambar tengkorak bertopi jerami milik kelompok bajak laut kini banyak diminati, terutama oleh kalangan sopir truk.
“Biasanya mereka beli bendera merah putih, tapi sekarang malah cari bendera One Piece. Katanya lebih keren dan kekinian,” tambah Rahmat.
Fenomena ini menjadi cermin bagaimana budaya global dengan cepat menyusup melalui media sosial, menggantikan simbol-simbol nasional yang selama ini menjadi identitas kolektif bangsa. Tak sedikit yang khawatir bahwa semangat nasionalisme perlahan tergerus oleh tren visual dari luar negeri.
Di tengah perayaan kemerdekaan yang semestinya menjadi ajang membangkitkan rasa cinta tanah air, para pedagang tradisional kini dihadapkan pada tantangan untuk tetap relevan.
Bagi mereka, menjaga semangat Merah Putih bukan hanya soal idealisme, tapi juga perjuangan untuk bertahan hidup di tengah arus perubahan zaman.
Advertisement