Dipicu Tatapan Sinis, Pengamen di Sidoarjo Dibacok Pakai Parang
Hanya karena tatapan sinis, pengamen di Sidoarjo nekat menganiaya temannya sendiri sesama pengamen menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang hingga babak belur bersimbah darah.
Peristiwa pembacokan itu terjadi pada 2 April 2025, dini hari lalu, di Jalan Majapahit Kelurahan Celep, Sidoarjo.
Kasus tersebut berhasil diungkap Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Akp Fahmi Amarullah. Polisi menangkap pelaku berinisial AR, 20 tahun warga Kelurahan Celep, Sidoarjo. Sedangkan korban adalah Ewok, 26 tahun, asal Kuningan, Jawa Barat.
“Tersangka AR nekat menganiaya korban tidak lain adalah temannya sendiri sesama pengamen menggunakan parang. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian punggung, badan, lengan kiri, serta jari korban nyaris putus,” ucap AKP Fahmi, Rabu 16 April 2025.
AKP Fahmi melanjutkan, tersangka nekat membacok korban lantaran tersinggung dengan tatapan sinis korban, sehingga mereka cekcok dan merencanakan akan menganiaya korban.
“Saat itu tersangka melihat korban tidur di pinggir jalan. Tanpa berpikir panjang AR langsung membacok korban menggunakan parang beberapa kali,” ungkapnya.
Saat kejadian korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis akibat terkena sabetan parang dari seseorang hingga mengalami luka di sebagian tubuh.
“Barang bukti yang kami dapatkan senjata tajam jenis parang yang digunakan AR membacok korban. Hingga mengakibatkan luka di bagian punggung, badan, lengan kiri, serta jari korban nyaris putus,” pungkas Fahmi.
Advertisement