Cannondale Synapse 2025, Selaju SuperSix Evo, Senyaman SuperX Dengan Teknologi SmartSense
Cannondale Synapse 2025 terinspirasi dari SuperSix Evo. Sepeda road andalan Cannondale. Synapse 2025 ini baru dilaunching tanggal 17 Juni tetapi bocorannya sudah beredar luas.
Jadi Synapse 2025 ini paduan dari kecepatan SuperSix Evo dan teknologi frame flex dari SuperX, sepeda andalan di medan gravel dan cyclocross.
Sedangkan Synapse adalah sepeda endurance untuk jarak jauh. Dan testingnya tidak main-main, dilakukan oleh Lachlan Morton, pembalap EF Education-EasyPost yang juga seorang ultra distance cyclist.
Dia menggunakan Synapse 2025 ini mengelilingi Australia sejauh 14.200 km dalam 30 hari, 9 jam dan 59 menit. Jadi secara rata-rata 450 km per hari. Jadi jika Morton sebegitu nyaman menggunakan Synapse baru ini, tentu nyaman juga untuk kita, bukan?
Perubahan utama di Synapse 2025 ini adalah desain frame yang menekankan pada bentuk aero dan terintegrasi seperti SuperSix Evo.
Agar lebih simple, Synapse 2025 menggunakan thru exle yang sama dengan SuperSix Evo. Juga rear hanger, stem serta seatpost yang aerodinamis.
Lalu, dipadukan juga dengan kenyamanan maksimal mengdopsi dari SuperX. Terutama bagian seat tube yang mengecil dan melengkung itu.
Selain itu, didukung juga dengan ruang roda sangat lega sehingga bisa leluasa menggunakan ban ukuran 42 mm.
Ada yang baru di Synapse 2025 ini adalah teknologi SmartSense. Sebuah teknologi yang menyatukan kelistrikan lampu depan belakang sekaligus dudukan yang menyatu dengan frame.
Layaknya sepeda endurance, bagian downtube ada storage yang sekaligus menjadi rumah untuk baterai SmartSense.
Untuk bobot, Cannondale mengklaim frame Synapse Hi-Mod 1,000 gram, sedangkan dengan karbon standar 1,150 gram. Paling ringan versi LAB71 yang berbobot 900 gram.
Sedangkan fork, yang versi Hi-Mod hanya 445 gram. Sedangkan versi biasa 494 gram. Nampaknya, Cannondale akan memasang versi 1x untuk versi tertinggi dari Synapse 2025 yang LAB71 ini.
Kita tunggu saja launching Cannondale Synapse 2025 tanggal 17 Juni nanti.
Advertisement