269 Rumah di Bondowoso Rusak Akibat Hujan Angin Kencang Pekan Lalu
Kerusakan rumah warga di Bondowoso melonjak akibat diterjang hujan disertai angin kencang pada pekan lalu tepatnya Kamis, 4 Desember 2025. Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mencatat sebelumnya sebanyak 110 rumah rusak, kini bertambah menjadi 269 rumah rusak akibat diterjang hujan disertai angin kencang.
Plt Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan, sebanyak 269 rumah rusak itu hasil pendataan terkini BPBD Bondowoso setelah kejadian hujan disertai angin kencang pada Kamis, 4 Desember 2025. Kerusakan rumah-rumah ini bervariasi, mulai dari kategori rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan.
"Dari sebanyak 269 rumah rusak terdampak hujan angin kencang ini, rinciannya 12 rumah mengalami kategori rusak berat, 62 rumah kategori rusak sedang, dan 62 rumah kategori rusak ringan," kata Kristianto, Minggu, 7 Desember 2025.
Sebanyak 269 rumah rusak tersebut tersebar pada belasan desa di delapan kecamatan. Yakni, Kecamatan Bondowoso, Curahdami, Grujugan, Jambesari Darus Sholah (Jambesari DS), Tegalampel, Tamanan, Tlogosari, dan Pujer. Dari delapan kecamatan itu, yang paling parah terdampak adalah Kecamatan Jambesari DS dan Pujer.
“Di Kecamatan Jambesari DS ada enam desa dan di Kecamatan Pujer ada dua desa diterjang hujan angin kencang. Enam kecamatan lainnya hanya satu desa terdampak," ujar mantan Kabag Kesra Bondowoso itu.
Setelah pendataan kerusakan rumah, menurut Kristianto, BPBD bersama Dinsos P3AKB, PMI, BAZNAS, Kodim 0822, dan Polres Bondowoso menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, Minggu, 7 Desember 2025. Diantaranya, bahan kebutuhan pangan atau sembako dan bantuan lain untuk perbaikan rumah rusak.
"Penyaluran bantuan itu dipimpin langsung bapak Bupati Hamid ke wilayah paling terparah terdampak hujan angin kencang,. Yakni, ke desa-desa di Kecamatan Jambesari DS dan Pujer. Bapak Bupati Hamid berharap bantuan kebutuhan pangan meringankan beban masyarakat," pungkas Sekretaris BPBD Bondowoso itu.
Advertisement