Wapres membuka Seminar Nasional KAHMI di Jombang

Wapres membuka Seminar Nasional KAHMI di Jombang

DITULIS USER

Rusmin Nuryadin
Pemerintahan 30 Oct 2017 WIB

Jombang-wapresri.go.id. Peradaban suatu bangsa   dipengaruhi oleh kemakmurannya dan pendidikan karena itu berbicara moral bangsa tidak bisa hanya dengan dakwah, tetapi harus dengan mewujudkan kehidupan yg lebih baik. 

"Berbicara mengenai moral dan ahlak tidak hanya membicarakan dakwah tapi bagaimana mengimplementasikan doa untuk mewujudkan kehidupan yg lebih baik."ujar Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pada Seminar Nasional. Yang diselenggarakan oleh Majelis Daerah Korps Alumni HMI Jombang, di Auditorium Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum.Jombang, 29/10.

Di Seminar Nasional bertajuk Pembangunan Moral dan Akhlak dalam Perspektif Kebangsaan itu, Wapres mengungkapkan bahwa kehidupan yang lebih baik terjadi bila ada kemakmuran. Sedangkan kemakmuran bisa dicapai dengan produktivitas yang tinggi, produktivitas dicapai dengan teknologi. Teknologi dicapai dengan pendidikan. 

"Semua itu saling berkaitan yang pada akhirnya kualitas SDMnya, " terangnya.

Selain itu, Wapres menyoroti mengenai perlunya kerja keras yang kreatif. Terlebih lagi di era saat ini di mana kemajuan teknologi sangat pesat. "Perlu mengikuti perkembangan dan melakukan inovasi agar tidak tertinggal." Lanjut Wapres

Wapres juga menyatakan tantangan umat Islam Indonesia terkait kesejahteraannya. Karena walaupun Indonesia merupakan negara berpenduduk Islam terbesar di dunia, tetapi kondisinya relatif masih belum sejahtera. "Kita belum bisa menyatakan umat Islam yang paling sejahtera di dunia. Baru jumlahnya saja yang bisa dibanggakan." Ungkap Wapres pada akhir sambutannya.

Dalam  kunjungan Kerjanya,  Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Mohammad Oemar; Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Bambang Widianto; Staf Khusus Wapres Bidang Infrastuktur dan Investasi, M.Abduh; Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah, Syahrul Udjud. (AKS, KIP-Setwapres)

 

Penulis : Rusmin Nuryadin

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.