Wapres JK Menerima Rektor Universitas  Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Wapres JK Menerima Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

DITULIS USER

Rusmin Nuryadin
ngopiNEWS 31 Jul 2017 WIB

31/7 2017

Jakarta-wapresri.go.id. Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar Musafir Pabbari di Kantor Wakil Presiden Jl Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat 31/7.

Kedatangan Musafir bersama rombongannya adalah untuk bersilaturahmi dan memohon kesediaan Wakil Presiden untuk menerima gelar Doktor Kehormatan Bidang Sosiologi Agama, berdasarkan hasil rapat Senat UIN Alauddin Makassar tanggal 11 Juli 2017.

“Kemaren kami sudah mengajukan permohonan ke senat untuk pemberian gelar Doktor Honoris Causa (H.C), Alhamdulillh Senat mensuport , menyetujui dan memberikan apresiasi yang luar biasa,” tutur Musafir.

Selanjutnya musafir menjelaskan orang-orang yang akan menjadi menjadi Tim Promotor Inaugurasi gelar Doktor Kehormatan UIN Alauddin Makassar  terkait waktu dan pelaksanaan inaugurasi.

Menanggapi hal tersebut Wapres menyampaikan apresiasinya. “Ya terimakasih atas kehormatan itu,” tuturnya. “Soal Waktu nanti di koordinasikan dengan staf,” imbuhnya.

Selanjutnya Wapres menceritakan penanganan konflik di Ambom, Poso dan Aceh yang akar masalahnya adalah ketidak adilan sosial dan lain-lain. 

Turut mendampingi Rektor Guru Besar Bidang Sejarah Islam UIN Alauddin Makassar Ahmad M Sewang, Guru Besar Bidang Sosiologi UIN Alauddin Makassar Hamdan Juhanis.

Sementara Wakil Presiden dalam pertemuan tersebut di dampingi Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Syahrul Udjud (KIP-Setwapres).

Penulis : Rusmin Nuryadin

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.