Wapres JK Apresiasi Teknologi Nuklir untuk Meningkatkan Produksi Padi

Wapres JK Apresiasi Teknologi Nuklir untuk Meningkatkan Produksi Padi

DITULIS USER

Rusmin Nuryadin
ngopiNEWS 08 Aug 2017 WIB

08/8 2017

Jakarta-wapresri.go.id. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan inovasi teknologi radiasi nuklir yang dikembangkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) diharapkan dapat  ikut mendorong meningkatkan produksi pertanian, khususnya tanaman padi di Indonesia.  Wapres meminta lembaga ini mensosialisasikan dan meyakinkan masyarakat bahwa varietas tanaman padi yang dihasilkan aman dan berkualitas.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menerima Kepala BATAN beserta rombongan di Kantornya, Jl. Veteran III Jakarta Pusat,  Selasa 8/8. 

Produksi pertanian bisa naik, bisa swasembada dan dikasih sertifikasi ujarnya.

Untuk membahas  lebih varietas produksi padi yang dihasilkan BATAN, Wapres meminta agar hal ini dibahas khusus satu pintu dengan kementerian pertanian. Pada kesempatan tersebut, Wapres mengapresiasi lembaga penelitian BATAN yang mampu menghasilkan berbagai varietas tanaman padi. 

Sementara Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto dalam pertemuannya ia melaporkan bahwa teknik nuklir memang dapat digunakan untuk rekayasa genetika tanaman dan menghasilkan varietas baru bersifat unggul. Misalnya produksi tinggi, adaptif pada kondisi iklim Indonesia, umur genjah, kualitas beras bagus dengan rasa nasi pulen dan enak.

BATAN memiliki 22 (dua puluh dua) variestas padi, yang paling terkenal bernama SIDENUK (Si Dedikasi Nuklir). Masyarakat di pedesaan sudah banyak mengenal dan mengkonsumsi beras jenis ini, karena rasanya yang pulen. Untuk itu, ia berharap dapat mempopulerkan varian ini. 

“Sidenuk akan kita populerkan karena memilki produktifitasnya tinggi, membantu semacam kedaulatan pangan ujar Djarot. 

Djarot menambahkan produktifitas yang tinggi itu dapat terlihat dari 1 hektar dapat menghasilakan 9, 1 ton padi dengan masa tanam hanya 103 hari, dibandingkan dengan yang pada umumnya selama 115 hari.

Turut mendampingi Kepala Batan, Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir Suryantoro, Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek Nuklir Hendig Winarno, Deputi Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir Efrizon Umar

Pada kesempatan tersebut, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Tim Ahli Wakil Presiden Sofyan Wanandi ( M Soleh/KIP-Setwapres).

Penulis : Rusmin Nuryadin

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.