TVRI Harus Lebih Kreatif Hadapi Tantangan

TVRI Harus Lebih Kreatif Hadapi Tantangan

DITULIS USER

Rusmin Nuryadin
Pemerintahan 30 Oct 2017 WIB

Jakarta-Wapresri.go.id. Untuk menjawab persaingan dan tantangan pertelevisian saat ini, TVRI harus berubah lebih kreatif  dan menarik dalam penyusunan program dan kemasan acara serta teknologi siaran, yang selama ini tertinggal jauh oleh televisi swasta lainnya.

Hal tersebut disampakan Wakil Presiden saat menerima Dewan Pengawas TVRI di Kantor Wakil Presiden, Jl. Veteran III Jakarta Pusat, Senin, 30/10.

“Program TVRI harus lebih kreatif agar masyarakat kembali menonton. kontennya harus dikemas secara menarik sesuai perkembangan zaman. Begitu juga teknologi siarannya harus bagus,” tuturnya.

Wapres menambahkan, dengan anggaran yang tersedia (800 miliar), harusnya TVRI bisa bersaingan dengan televisi lain. Apalagi jangkauan TVRI lebih luas, sampai ke desa-desa. “ Televisi lain mungkin anggarannya tidak sebesar itu, tetapi mereka bisa menampilkan program dan kemasan acara yang menarik perhatian masyarakat,” imbuhnya.

Wapres memaklumi sebagai televisi publik, TVRI masih harus tunduk dengan berbagai aturan perundangan. Begitu dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terbatas dan kondisi peralatan teknologi siaran yang sudah ketinggalan (out of date). Namun demikian, bukan berarti tidak mampu menampilkan acara yang menarik, informatif dan menghibur, yang membuat masyarakat ingin kembali menonton.

“ Banyak acara di TVRI yang dulu pernah menjadi favourit di masyarakat, seperti  dunia dalam berita, dari desa ke desa, acara musik kamera ria, kuis berpacu dalam melodi, dan banyak lagi. Acara-acara tersebut bisa saja diangkat kembali dengan kemasan yang berbeda, sehingga masyarakat kembali tertarik untuk menyaksikan. Dari sana akan masuk banyak iklan,” tegasnya.

Wapres mengatakan TVRI memiliki historis yang panjang, tentunya juga memiliki data-data/dokumentasi sejarah yang tidak dimiliki oleh televisi lain. Untuk itu Wapres  berharap ada acara yang mengulas sejarah yang dapat dimunculkan kembali, yang menambah khazanah bagi generasi muda, yang dikemas secara menarik dan kekinian. “ Butuh kreatifitas dan berfikir bersaing untuk mengangkat kembali hal-hal yang lama sehingga dapat tampil menjadi lebih baru,” ujarnya.

Selain itu dalam dalam program penyiaran berita, Wapres berharap TVRI tetap independen. “ Masyarakat juga akan melihat indepedensi TVRI terutama dalam hal pemberitaan,” pungkasnya.

Tampak hadir di pertemuan tersebut Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin dan Anggota Dewan Pengawas Pamungkas Trishadiatmoko.

Sementara dalam kesempatan tersebut, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, dan Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi (KIP-Setwapres).

 

Penulis : Rusmin Nuryadin

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.