Tumbuhkan Jiwa Entreprenur di Perguruan Tinggi

Tumbuhkan Jiwa Entreprenur di Perguruan Tinggi

DITULIS USER

Rusmin Nuryadin
ngopiNEWS 21 Aug 2017 WIB

Jakarta-wapresri.go.id. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa lulusan perguruan tinggi baik negri maupun swasta diperkirakan sebanyak satu juta orang per tahun. Dengan terbatasnya lapangan pekerjaan, perguruan tinggi diharapkan dapat melakukan terobosan, misalnya dengan mengadakan kerjasama dengan pengusaha-pengusaha lokal yang sukses sehingga dapat menumbuhkan jiwa entrepreneur.  

Hal itu ia sampaikan saat menerima Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Bahlil Lahadalia di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Senin 21/8/.

Sekarang mereka (para mahasiswa-red) dapat berkompetisi bagaimana untuk (melakukan) start up, harus lokal-lokal dikembangkan (melalui) kerjasama antara universitas dengan pengusaha sehingga mereka mendapat pembelajaran, ujarnya.

Lebih lanjut Wapres mengungkapkan pengalamannya saat kerjasama KADIN dengan salah satu Universitas di Makassar dimana para calon sarjana diwajibkan untuk mengikuti pelatihan selama 5 hari, dengan mengikuti pameran kerja, diskusi dengan pengusaha lokal yang sukses, dan sebagainya. Setelah selesai mengikuti kegiatan tersebut, para calon sarjana ini berhak mendapatkan ijazah. 

Paling penting (adalah) bagaimana cara memulai (suatu usaha) dengan cara mengajari mereka mengambil kredit, KUR. Kalau perlu bank-bank buka counter. Jangan yang ceramah orang besar, jangan cari yang bicara triliunan tapi yang bicara 20 juta. Jangan ingin membesarkan organisasi tapi mengecilkan obyeknya, seru Wapres.

Menutup audiensi Wapres menyarankan agar HIPMI Perguruan Tinggi jangan berpikir secara internal yaitu dengan memberikan bantuan kepada anggota, sebaiknya agar menggandeng bank-bank yang ada.

Jangan membikin lembaga keuangan sendiri. Pergunakan apa yang ada yang sudah disiapkan negara (untuk kemudian) tinggal mendorong bagaimana dia maju, pungkas Wapres.

Sebelumnya Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Bahlil Lahadalia menyampaikan rencana acara Jambore Wirausaha Pemula HIPMI Perguruan Tinggi se-ASEAN ke-II Tahun 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 s.d. 14 Oktober 2017 di Medan, Sumatera Utara dengan jumlah peserta sebanyak 4000 orang dari seluruh Indonesia dan diharapkan Wapres bekenan hadir untuk membuka acara.

HIPMI Perguruan Tinggi bertujuan untuk menjadi inkubator baru untuk mengubah pola pikir, para mahasiswa ini dari (menjadi) politisi atau karyawan menjadi pengusaha, jelas Bahlil.

Menanggapi undangan tersebut Wapres menyatakan kesediaannya sepanjang tidak bersamaan dengan waktu yang telah dijadwalkan sebelumnya. "Insya Allah, nanti kita lihat waktunya," tuturnya.

Hadir bersama Bahlil dalam pertemuan itu beberapa Panitia Pelaksana Jambore HIPMI Perguruan Tinggi se-ASEAN ke-II, yaitu Said Aldi Al Idrus, Nuansa Rambe, Hariyanto Akbar, Rudi Kurniawan, Alwa Ritianti, dan Akbar Siregar. Sementara itu, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin, dan Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi (KIP-Setwapres).

Penulis : Rusmin Nuryadin

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.