Radikalisme Harus Dilawan dengan Pemikiran, Bukan Kekerasan

Radikalisme Harus Dilawan dengan Pemikiran, Bukan Kekerasan

DITULIS USER

Rusmin Nuryadin
ngopiNEWS 19 Jul 2017 WIB

15/7/2017

Padang, Sumatra Barat-wapresri.go.id Radikalisme selalu berawal dari pikiran dan oleh karenanya harus dilawan dengan pikiran juga, bukan dengan kekerasan.

“Saya menyaksikan radikalisme semua berasal dari pikiran (sehingga) ini harus diubah dengan cara berpikir pula, tidak bisa dengan kekerasan,” tegas Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla usai menyaksikan deklarasi anti radikalisme dan anti terorisme di Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu, 15 Juli 2017.

Sebelumnya, pada deklarasi yang dilakukan oleh seluruh rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumatra Barat serta Ketua Kopertis Wilayah X bertema “Dari Padang untuk Indonesia” ini, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan bahwa deklarasi ini mencerminkan sikap seluruh akademisi di Sumatera Barat yang kontra terhadap radikalisme guna menjaga agar masyarakat Sumatera Barat tetap hidup aman dan tentram. 

Pada kesempatan itu, selain meresmikan gedung baru UNP, Wapres juga menyaksikan peluncuran Enterpreneur Award yang yang diinisiasi oleh UNP. 

Wapres menyambut gembira penghargaan ini dan berharap agar lebih banyak lagi generasi muda yang mengembangkan diri menjadi enterpreneur. 

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Sumatra Barat ini, Wapres yang merupakan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini juga meresmikan Masjid Baiturrahmah di kompleks Universitas Baiturrahmah, Padang.

Turut mendampingi Wapres pada kunjungan tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. (nel/fm-KIP Setwapres)

 

Penulis : Rusmin Nuryadin

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.