BEM STAITA gelar seminar kebangsaan

03 May 2018 21:47   Pendidikan
BEM STAITA gelar seminar kebangsaan

Surabaya - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam Taswiru Afkar Surabaya (STAITA) gelar seminar kebangsaan di Aula STAITA jl. Pegirian 236 Surabaya, 02/04, malam. 

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan mahasiswa, panitia pelaksana, anggota BEM, ketua III STAITA Muzammil, S. Th.I, M. Th.I, dan juga H. Puguh Santoso sebagai pemateri dalam seminar tersebut

Ach. Junaidi Mz selaku panitia pelaksana menyampaikan harapannya dalam pergelaran tersebut agar mahasiswa dapat mendistribusikan jiwa nasionalisnya sehingga mahasiswa juga ikut andil dalam menjaga keutuhan NKRI

Selain itu, mahasiswa juga harus bisa mengimbangi keadaan sosial budaya yang sudah terjangkitkan oleh kekerasan politik yang terjadi

"sebagai mahasiswa kita harus memiliki sikap kritis transformatif, tidak hanya kritis saja akan tetapi kekritisan kita memiliki nilai-nilai yang membangun". ungkapnya saat memberikan sambutan

Mahasiswa di era milineal ini haruslah sadar diri terhadap apa yang diamanatkan, mahasiswa juga memiliki tugas penting dalam menjaga ukhuwah kebangsaan, mahasiswa tidak hanya di tuntut mengejar akademisi, mahasiswa bukan hanya kuliah saja, akan tetapi mahasiswa dituntut untuk bisa membuat perubahan

"kita ini harus sadar diri, mahasiswa harus memiliki perubahan, setidaknya perubahan yang kecil dulu baru perubahan yang besar". ungkap ketua III pak Muzammil saat memberikan sambutan 

Menurut ketua BEM Moch. Aziz mahasiswa memiliki kewajiban fardlu ain dalam menjaga kedaulatan NKRI karena mahasiswa adalah generasi pemuda yang tentunya memiliki intelektual yang tajam, maka mahasiswa wajib mengetahui 4 pilar kebangsaan

"Mahasiswa berhak mendapat pengetahuan tentang 4 pilar kebangsaan karena kami mahasiswa adalah bagian dari bangsa negara ini". Pungkasnya dalam via whatsaap

Tidak hanya itu, mahasiswa yang juga menjadi rakyat Indonesia harus bisa menjaga kesatuan NKRI, menjaga perekonomian Indonesia, menjaga kelestarian alam Indonesia, mahasiswa juga berhak bersuara atas nama Indonesia

"Mahasiswa juga mempunyai tanggung jawab dalam regulasi keutuhan NKRI". Imbuhnya