Aksi Penolakan UU MD3 Mahasiswa PMII Ricuh
Aksi demonstrasi mahasiswa PMII berkumpul di depan gedung DPRD kota Surabaya

Aksi Penolakan UU MD3 Mahasiswa PMII Ricuh

DITULIS USER

Ali Wafa
Politik 21 Feb 2018 WIB

Surabaya-puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) datangi kantor DPRD kota Surabaya, senin 19/02/2017, siang. 

Mereka mendatangi kantor DPRD dalam bentuk aksi demonstrasi penolakan atas pengesahan Revisi Undang-undang no. 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) yang dinilai telah menyalahi amanat demokrasi

Mereka meminta bertemu dengan ketua DPRD kota Surabaya, Armodji, untuk meminta ketegasannya menolak atau menerima RUU MD3

Armodji menemui massa dan mendukung atas aksi mahasiswa

Namun dukungan tersebut dinilai kurang tegas ketika Armodji menolak menandatangani surat penolakan UU MD3 tersebut

"Kami meminta dengan jelas, apakah bpk. Armodji menolak atau menerima UU MD3 dan menandatanganinya". Tegas Ketua Umum PC PMII Surabaya, Fathur Rosi di hadapan Armodji. 

Atas reaksi penolakan ketua DPRD tersebut aksi menjadi ricuh dan saling dorong-mendorong dengan aparat

Dalam kronologi tersebut beberapa mahasiswa terkena pemukulan oleh aparat dan satu mahasiswa luka diwajah

Penulis : Ali Wafa

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.