YouTube Pelaku Bom Pernah Memparodikan Jokowi

13 Nov 2019 20:47 Nasional

Pelaku bom bunuh diri diketahui bernama Rabbial Muslim Nasution (RMN). Ia tewas seketika di lokasi kejadian, yakni di depan kantin dekat ruang SKCK, Rabu 13 November 2019. Sedangkan enam orang di antaranya anggota polisi jadi korban luka.

Pelaku diketahui menggunakan atribut ojek online (ojol). Atribut ojol sendiri sangat mudah didapat oleh siapa saja.

Sebelum melakukan aksi bom bunuh diri, Rabbial Muslim Nasution rupanya memiliki akun YouTube dengan nama aslinya. Ia membuat akun di YouTube pada April 2011 dan telah memiliki 475 pelanggan (subscriber). Namun, hanya ada dua unggahan di akun milik dia ini.

Salah satu unggahan berjudul "Jokowi Datangi Korban Banjir di Medan". Video ini diunggah pada 2 Maret 2013. Kala itu, Jokowi masih Gubernur DKI Jakarta.

Dalam video ini, nampak sejumlah pemuda sedang memparodikan seseorang yang berperan sebagai Jokowi. Ceritanya, Jokowi dalam video berdurasi lima menit itu sedang diwawancarai oleh wartawan yang ada di lokasi banjir. Nama Jokowi diubah menjadi Jokopit. Ia digambarkan menjadi Gubernur Jangka, Medan.

Aksi Rabbial dan teman-temannya menjadi pusat perhatian warga sekitar. Banyak warga yang menonton aksi parodi tersebut sambil tertawa.

Sosok Rabbial Muslim Nasution memang tidak muncul dalam video tersebut. Namun, pelaku teror bom Medan itu masuk ke dalam daftar tim kreatif.

YouTube Rabbial Muslim Nasution
YouTube Rabbial Muslim Nasution.

Jalan HM Said di sekitar Mapolrestabes Medan kembali dibuka. Warga sudah bisa melalui jalan tersebut jelang pukul 17.00 WIB. Tampak kendaraan sudah lalu lalang. Sedangkan warga yang memiliki keperluan di Mapolrestabes Medan, sudah diperbolehkan masuk dengan pemeriksaan ketat. Di pos penjagaan, sejumlah personel bersenjata lengkap berjaga.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta warganya untuk tetap tenang, pasca-adanya aksi teror bom bunuh diri tersebut.

"Warga Sumatera Utara, tetap tenang. Saat ini ditangani oleh aparat hukum. Tenang, doakan kita akan selesaikan," kata Edy kepada wartawan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini