Yang Boleh dan Dilarang saat PSBB Surabaya. (Ilustrasi: Dok/Ngopibareng.id)

Yang Boleh dan Dilarang Saat PSBB Surabaya

Nasional 22 April 2020 09:56 WIB

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi menyetujui usulan penerapan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) untuk Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik serta Sidoarjo. Persetujuan dari Menteri Kesehatan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/264/2020 tanggal 21 April 2020.

Lantas apa sebenarnya PSBB Surabaya? apa sebenarnya yang dilarang dan yang masih dibolehkan selama PSBB?

Yang Dibatasi Saat PSBB Surabaya :

  • Sekolah hanya boleh dari rumah
  • Tempat kerja diliburkan
  • Seluruh moda transportasi umum dan pribadi masih bisa jalan dengan jumlah penumpang dibatasi
  • Kecuali transportasi kebutuhan pangan masih boleh
  • Transportasi roda dua termasuk ojek online dilarang mengangkut penumpang, hanya boleh membawa barang
  • Proses pemakaman bukan COVID-19 dibatasi maksimal 20 orang

Yang Boleh Buka dengan Pengaturan Jarak Orang :

  • Supermarket, minimarket, pasar, toko bahan pokok
    -Apotek dan toko peralatan medis
  • Layanan ekspedisi barang
  • Distributor bahan bakar, termasuk SPBU
  • Pembangkit listrik
  • Penyedian layanan internet
  • Bank, kantor asuransi dan ATM
  • Toko bangunan, toko peternakan dan pertanian
  • Rumah Sakit, Puskesmas, dan faskes lainnya
  • Media cetak dan elektronik

Yang Dilarang Saat PSBB Surabaya :

  • Perkumpulan atau pertemuan politik
  • Perkumpulan atau pertemuan olahraga
  • Perkumpulan atau pertemuan budaya
  • Perkumpulan atau pertemuan akademik
  • Perkumpulan atau pertemuan hiburan
  • Semua tempat ibadah ditutup

Pembatasan Berkendara:

  • Sepeda maksimal hanya untuk untuk 1 orang dilarang membawa penumpang
  • Sepeda motor online hanya untuk untuk 1 orang dilarang membawa penumpang. Hanya boleh membawa barang
  • Sepeda motor pribadi, bisa membawa satu penumpang asalkan memiliki identitas alamat yang sama (masih dalam 1 KK)
  • Mobil penumpang berkursi 2 baris, maksimal ada 3 orang, 1 pengemudi di depan dan 2 penumpang di belakang
  • Mobil penumpang berkursi 3 baris, maksimal ada 4 orang, 1 pengemudi di depan dan 2 penumpang di baris kedua dan 1 penumpang di baris ketiga.
  • Mobil penumpang berkursi 4 baris, maksimal ada 6 orang, 1 pengemudi di depan dan 2 penumpang di baris kedua, 1 di baris ketiga dan 2 di baris ke empat.
Infografis Fa VidhiNgopibarengid(Infografis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Sep 2020 07:26 WIB

Menara Eiffel Diancam Bom, Begini Evakuasi Polisi pada Turis

Internasional

Teror bom dari penelepon misterius

24 Sep 2020 07:17 WIB

NU Harus Mulai Program Ekonomi, Wapres: Manfaatkan Teknologi

Khazanah

Revolusi Teknologi tak bisa dihindari dan harus dimanfaatkan

24 Sep 2020 07:01 WIB

Tunda Gelar Muktamar Ke-34, Ini Agenda Resmi PBNU

Khazanah

Keputusan Konbes Nahdlatul Ulama secara daring

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...