Pinata isi kue kerangjang. (Foto:Haris/ngopibareng.id)

Pinata Lampion Bisa Menyala, Wow Sekali Buat Rayakan Imlek

Menu Bunda 04 February 2019 14:05 WIB

Malam nanti sudah Imlek. Pastinya ada kue keranjang. Bingung menyajikan kue keranjang dengan model berbeda untuk Imlek-an malam nanti? Nih cobain kue keranjang buatan Stevani Kwee.

Kue yang muncul di setiap datang Imlek bikinan Stevani ini memang cukup berbeda. Uniknya bukan main. Kreasi unik itu berbentuk lampion. Diberi nama pinata. Nah lampion ini berisi kue keranjang, manisan, hingga koin kuno dari cokelat. Di tangan Stevani kue ini bisa menyala. Karena Stevani menghiasnya dengan ornamen lampu yang nyala langsung dari battrei 10 watt.

Pinata berbentuk lampion itu berdiameter 16 centimeter. Tapi jangan khawatir kegedean atau kurang terlalu kecil, karena pemesan juga bisa memilih ukurannya sesuai kebutuhan.

Varian kue bentuk Babi Tanah FotoHarisngopibarengidVarian kue bentuk Babi Tanah. (Foto:Haris/ngopibareng.id)

Bagi Stevani, kesulitan membuat kue ini adalah merangkai lamu-lampunya. Karena dia harus membuat rangkaian kabel-kabel di antara kue yang bisa teraliri listrik dengan daya battrei.

“Kesulitan pembuatan pinata ini bukan saat mencetak cokelatnya sebenarnya, tapi lebih kepada memasang rangkaian lampu kelap-kelip yang ada di atas lampion. Karena itu harus dibuat melingkar," kata Stevani di rumahnya, kawasan Kutai, Surabaya.

Stevani butuh waktu 5 jam untuk membuat satu buah kue. Waktu sepanjang itu paling banyak dihabiskan saat pemasangan lampunya. Tiga jam dari waktu lima jam itu hanya untuk membuat Pinata ini menyala.

"Saya memasang ini hampir tiga jam karena harus menggabungkan satu rangkaian kabel ke lainnya,” ujar dia.

Soal harga? Jangan khawatir. Stevani mematok harga yang cukup rekommended, yakni dari 500 ribu rupiah hingga 650 ribu rupiah sesuai dengan kebutuhan konsumen. Tidak hanya menyediakan pinata berbentuk lampion saja, Stevani menyediakan variasi kue berbentuk babi tanah yang sesuai dengan tahun 2019 ini. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Editor : Widi Kamidi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

31 Mar 2020 02:25 WIB

KH Said Aqil: Perlu Ketebalan Iman Menerima Ketentuan Allah

Khazanah

Hadapi Pandemi Covid-19 dengan ikhtiar lahir dan batin

30 Mar 2020 23:57 WIB

Pasuruan Gelar Penyemprotan Desinfektan Kendaraan di Exit Tol

Ngopibareng Pasuruan

Exit Tol merupakan pintu masuk kendaraan dan orang ke Pasuruan.

30 Mar 2020 23:30 WIB

Di Jatim, Satu Lagi Pasein Corona Meninggal Dunia

Jawa Timur

Pasien yang meninggal itu berasal dari Kabupaten Pamekasan

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.