Wisman Asal Malaysia, Dominasi Kunjungan di Jawa Timur

12 Mar 2019 21:19 Ekonomi dan Bisnis

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur melalui pintu masuk bandara Juanda turun sebesar 10,29 persen,  dari jumlah yang mencapai 26.609 pada Desember 2018. Kini hanya mencapai angka 23.872 kunjungan. Hal itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur.

"Bila dibandingkan dengan Januari 2017 yang mencapai jumlah wisman 17.129 kunjungan,  jumlah kunjungan wisman pada Januari 2019 masih lebih baik. Hal ini perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman di periode selanjutnya meningkat," ujar Teguh Pramono, Kepala BPS Jawa Timur.

Menurut Teguh,  ada sepuluh negara yang mendominasi kunjungan ke Provinsi Jawa Timur, antara lain, Malaysia,  Tiongkok, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Amerika Serikat, India, Jepang, Thailand dan Australia. Dari sepuluh negara tersebut, mencakup 40,81 persen dari total kunjungan wisman ke Jawa Timur pada Januari 2019.

"Malaysia menepati posisi tertinggi dalam kunjungan wisman, dengan kontribusi sebesar 16,14 persen, disusul Tiongkok (6,95 persen) pada posisi kedua dan Singapura (5,86 persen) di posisi ketiga," ungkap Teguh.

Jika melihat data year on year (dari tahun ke tahun) lanjut Teguh,  pada Januari 2019 jumlah wisman mengalami penurunan sebesar 10,59 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, dari 26.700 kunjungan menjadi 23.872 kunjungan.

Selain itu, tingkat produktivitas menyedia jasa akomodasi juga terlihat dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK). Jika TPK besar dan mendekati angka 100 persen, maka dapat diartikan bahwa sebagian besar jasa akomodasi laku terjual.

Menurut data BPS,  TPK hotel berbintang pada bulan Januari 2019 sebesar 51,52 persen atau turun 10 21 poin dibandingkan dengan TPK bulan Desember 2018 sebesar 61,73 persen.

"Angka ini berarti menunjukan pada bulan Januari dari setiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel berbintang di Provinsi Jawa Timur, hanya terjual sebanyak 51 hingga 52 kamar setiap malamnya," jelasnya.

Dari data diatas Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) untuk hotel berbintang pada Januari 2019 adalah 2,22 hari. Yang berarti umumnya lama tamu menginap hanya dua sampai tiga hari, baik tamu asing maupun tamu dalam negeri. (pts) 

Reporter/Penulis : Pita Sari
Editor : Riadi


Bagikan artikel ini