Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana. (Foto: Alief Sambogo/Ngopibareng.id)

Whisnu Dicurhati Warga, Aplikasi Covid Surabaya Tak Bisa Diakses

Surabaya 15 July 2020 14:30 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus meninjau Kampung-kampung Tangguh di Kota Surabaya. Salah satu Kampung Tangguh yang dikunjungi oleh Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana adalah wilayah Tenggilis Mulya.

Dalam kunjungannya pada Selasa 14 Juli 2020 malam, Whisnu dicurhati oleh warga sekitar terkait aplikasi Surabaya Lawan Covid-19. Menurut warga tersebut, aplikasi tak bisa diakses lagi via ponsel.

Padahal, lanjut warga tersebut, aplikasi tersebut sangat penting untuk informasi seputar sebaran virus corona di Kota Pahlawan. "Untuk memantau kondisi terkini wilayah terkait corona, sehingga kita bisa memproteksi diri agar tak tertular covid-19," tutur warga tersebut.

Menanggapi curhatan warganya, Whisnu berjanji akan mengoreksi kesalahan terkait aplikasi Covid-19 tersebut. "Warga sendiri yang bisa tidak bisa update informasi corona di aplikasi Covid-19. Padahal itu yang kita butuhkan. Nanti kita koreksi terkait aplikasi ini kenapa problemnya," kata Whisnu saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Rabu 15 Juli 2020.

Karena aplikasi tak bisa diakses, alhasil warga mengaku tak bisa meng-update data Covid-19 terbaru di Surabaya. Misalnya, berapa banyak jumlah orang yang sudah sembuh dari Covid-19.

Menurut Whisnu, hal itu adalah problem besar. Sebab dengan adanya kekeliruan seperti itu, akan ada kemungkinan pasien tersebut dikucilkan warga, padahal nyatanya sudah sembuh.

Dia berjanji akan menyampaikan permasalahan ini ke Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Dia juga berpesan, kepada seluruh warga Kota surabaya yang tak bisa mengakses web dan aplikasi, bisa lapor ke kelurahan atau puskesmas terdekat di areanya.

"Kita itu mantaunya dari web dan aplikasi itu. warga sudah sembuh lah ternyata di situ masih dikatakan sakit saja kan jadi problem juga. Kasihan orangnya tetap dikucilkan padahal dia sudah fine. Artinya mereka (warga) sebenarnya sudah siap untuk meng-update data. Lapor dulu ke kelurahan ya, manual dulu. Nanti kita perbaiki," kata Whisnu.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 00:00 WIB

Bintang Dokumenter Netflix Daisy Coleman Tewas Bunuh Diri

Selebriti

Daisy Coleman meninggal di usia 23 tahun.

06 Aug 2020 23:44 WIB

Ganjar Datangi Rumah Warga di Pelosok Wonogiri

Nusantara

Ganjar melakukan kunjungan ke Wonogiri.

06 Aug 2020 23:40 WIB

Angka Kesembuhan Meningkat, Kasus Di Kelurahan Surabaya Turun

Surabaya

Angka kumulatif pasien sembuh hingga Rabu, kemarin, ada 5.822 orang

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...