Presiden Jokowi menjadi sampul majalah terbitan Arab Saudi, Arrajol. (Foto: Facebook Arrajol)

Wawancara Eksklusif Jokowi Dimuat dalam 10 Halaman Majalah Arab

Nasional 20 May 2019 14:00 WIB

Presiden Jokowi tampil di halaman muka (cover) majalah Arrajol (Sang Tokoh) terbitan Arab Saudi. Dalam halaman sampul tersebut, suami Iriana Jokowi ini mengenakan kemeja putih dan dasi merah, yang dibalut oleh jas hitam. Di bagian kerahnya tersemat sebuah lencana bendera Indonesia.

Dengan latar sampul berwarna coklat, tertulis jelas dan cukup besar nama lengkap Jokowi dalam bahasa dan aksara Arab. Di bawah cetakan namanya itu, tertulis kutipan Jokowi soal terorisme.

"Kami tidak pernah takut terorisme, kami semua tidak 'keder' (gentar) menghadapi terorisme. Adalah sebuah kegagalan yang luar biasa jika negara dan bangsa takut terhadap terorisme. Tujuan utama terorisme adalah menebar ketakutan."

Duta Besar (Dubes) RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengatakan, Majalah Arrajol mengupas 10 halaman tentang Presiden Jokowi dengan membahas beragam topik.

Jokowi tak hanya berbicara tentang isu terorisme, melainkan juga tentang kebanggaan akan kondisi Indonesia yang berbeda-beda tetapi tetap satu jua, atau Bhineka Tunggal Ika.
Di mana Indonesia memiliki enam agama dan 710 suku serta 1100 lebih bahasa daerah, namun bisa hidup rukun, harmoni dan saling tolong-menolong.

Di majalah itu juga diulas tentang pertemuan antara Jokowi dengan Raja Arab Saudi, Salman, serta beberapa foto Jokowi dengan kepala negala lainnya. Tak ketinggalan, Jokowi berharap wisatawan ke Indonesia semakin meningkat di tahun berikutnya, terutama dari Arab Saudi.

Topik lain juga mengulas dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina di berbagai pertemuan internasional. Kepada Arrajol, Jokowi mengatakan Arab Saudi adalah mitra strategis dalam menebarkan ajaran-ajaran Islam Rahmatan lil alamin.

"Indonesia bangga dengan dua organisasi Islam moderat, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, yang bekerja sama dengan pemerintah dalam memerangi ekstremisme dan terorisme," kata Jokowi kepada Majalah Arrajol yang dirilis sejak 1992. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Aug 2020 15:29 WIB

Kongres Luar Biasa, Prabowo Resmi Jadi Ketum Gerindra 2020-2025

Politik

Partai Gerindra menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), Sabtu 8 Agustus 2020.

07 Aug 2020 11:32 WIB

Jokowi Cabut Keppres Pemberhentian Anggota KPU Evi Novida

Hukum

Evi Novida telah menenangkan gugatan di PTUN.

05 Aug 2020 22:16 WIB

Karyawan Gaji di Bawah Rp5 Juta dapat Bantuan Pemerintah

Nasional

Alokasi bantuan selama 6 bulan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...