Wartawan Pendidikan Serahkan Bantuan untuk Siswa Korban Banjir

11 Jan 2020 17:31 Nasional

Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) tidak hanya membuat laporan tentang banjir, tetapi juga ikut menggalang bantuan untuk diserahkan kepada korban bencana banjir di wilayah Banten dan Bogor.

Bantuan berupa tas sekolah, buku, dan alat tulis untuk wilayah Banten itu diserahkan hari ini, 11 Januari 2020. Sedang untuk wilayah Bogor akan diserahkan Minggu, 12 Desember 2020.

Penggalangan dana bantuan bagi korban banjir tersebut dilakukan sejak sepekan lalu. Ide ini tercetus setelah sejumlah wartawan turun ke lapangan untuk kepentingan peliputan banjir.

“Kami mendapati banyak korban banjir yang kehilangan harta benda, terendam banjir,” kata Ketua Fortadik Syarief Oebadillah, kepada Ngopibareng.id yang ikut tim Fortadik Peduli.

Kondisi memprihatinkan tersebut tidak hanya dijumpai di wilayah Jabodetabek, tetapi juga lokasi-lokasi banjir lainnya di wilayah Banten dan Jawa Barat.

Melalui rapat pengurus, disepakati penggalangan dana bantuan banjir tersebut.

“Alhamdulillah respons masyarakat sangat bagus, banyak yang kemudian menitipkan bantuan tersebut untuk disalurkan,” kata Syarief Oebadillah.

Bentuk bantuan yang semula berupa uang tunai, kemudian diperluas dalam bentuk peralatan sekolah dan seragam sekolah. Dalam kurun waktu sepekan, bantuan terutama dalam bentuk peralatan sekolah dan seragam terus mengalir.

Sejumlah unit utama di lingkungan Kemendikbud seperti Direktorat SMP, Direktorat GTK, Direktorat SD dan Direktorat PAUD bahkan turut ambil bagian. Unit-unit tersebut ada yang mengirimkan bantuan berupa tas sekolah, buku tulis, peralatan tulis, seragam pramuka, seragam putih merah, uang tunai dan alat menggambar.

Sulitnya untuk menjangkau korban akibat jalan yang sempit dan licin, serta banyaknya mobil yang igin menyerahkan bantuan, maka bantuan Fortadik Peduli diserahkan melalui relawan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Lebak, Banten.

Ketua ISNU Lebak, Muhammad Umar, berjanji akan menyerahkan bantuan tersebut kepada yang berhak. "Kami data dulu siapa saja yang berhak menerima," kata Umar di Posko Banjir Desa Bungur Mekar, Sabtu 11 Januari 2020.

Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini