Ilustrasi uang logam

Warga Tak Terlalu Peduli dengan Uang Logam

Jawa Timur 19 January 2020 15:06 WIB

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur Difi A Johansyah menyebut peredaran uang logam di wilayah setempat sangat minim dan seringkali terlupakan karena nilainya yang kecil, padahal jika dikumpulkan akan memiliki nilai dan manfaat yang besar.

"Kecenderungannya masyarakat saat ini lebih suka menyimpan uang logam di rumah, sehingga tidak berputar di masyarakat ataupun kembali ke Bank Indonesia. Padahal, kebutuhan terhadap uang logam cukup besar," kata, Difi A Johansyah di Surabaya, Minggu.

BI Jatim mencatat, sepanjang tahun 2017 hingga 2019, hanya 1,74 persen dari uang logam yang telah diedarkan kembali ke KPw BI Jatim.

"Outflow uang logam yang keluar dari KPw BI Jatim tercatat sebesar Rp125,506 miliar, namun inflownya hanya sebesar Rp2,189 miliar," kata Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim Harmanta pada acara kegiatan Peduli Koin Rupiah di halaman parkir KPw BI Jatim, Surabaya seperti dikutip dari Antara.

Oleh karena itu, kata dia, hari ini BI Jatim mengundang masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk hadir dan menukarkan uang logam sebanyak-banyaknya.

Ia berharap, kegiatan yang digelar dengan kerja sama 20 perbankan itu bisa kembali memutar uang logam yang telah beredar, khususnya di Jatim.

Dalam kegiatan ini disediakan total modal sebesar Rp1,75 miliar uang kertas dan disertai berbagai kegiatan, seperti lomba desain tote bag bagi siswa SD, lomba cerdas cermat, lomba ibu kreatif memasak, hingga bazaar bahan pokok, dan diramaikan oleh Pasha Ungu sebagai bintang tamu.

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Aug 2020 19:15 WIB

Malaysia Sumbang Rp3 Miliar untuk Ledakan Beirut

Internasional

Sumbangan sebagai bentuk dukungan pada warga Lebanon.

08 Aug 2020 18:49 WIB

KPK Buka Lowongan untuk Jadi Juru Bicara

Nasional

Terbuka untuk ASN maupun non ASN.

08 Aug 2020 18:45 WIB

Kereta Wijayakusuma Rute Banyuwangi-Cilacap Beri Diskon 75 Persen

Perhubungan

Promo berlaku untuk keberangkatan 6 hingga 31 Agustus 2020.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...