Warga NU Jatim Peduli, Dirikan Masjid Al-Ihsan di Lombok Utara

16 Sep 2019 11:35 Nasional

Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar meresmikan penggunaan Masjid Baiturrahman dan Masjid Al-Ihsan, di NTB, Minggu, 15 September 2019. Pembangunan dua masjid tersebut, di Desa Teniga Kecamatan Tanjung Kab. Lombok Utara, NTB.

Kiai Marzuki didampingi didampingi Ketua PWNU NTB, Bupati Lombok Utara bersama Tim Jatim Peduli yang terdiri dari (Lazis NU, LPBI NU, LKNU dan TV 9 Peduli), menyaksikan keberhasilan membangun tempat ibadah tersebut, dengan haru.

"Suasana begitu syahdu dan haru karena masjid dan ratusan rumah yang dulunya rata dengan tanah kini sudah berdiri tegak kembali dan indah. Termsuk Masjid yang dibangun oleh Warga NU Jawa Timur untuk korban Gempa Lombok melalui program NU Jawa Timur Peduli," tutur KH Misbahul Munir, Koordinator NU Jatim Peduli.

Selain Kiai Misbahul Munir, Tim NU Jatim Peduli terdiri dari Afif Amrullah (Ketua Lazisnu Jatim), Wazir Wicaksono (pembina SER-NU), Syaiful Amin (Ketua LPBI NU Jatim), dan Abdul Halim.

Dana yang terkumpul dari Tim NU Jatim Peduli digunakan untuk membangun Masjid di Desa Sigar Penjalin. Selain itu, juga membangun 420 hunian warga, 6 pondok pesantren, 5 TPQ dan 1 alat bor sumur di Lombok dan Sumbawa, serta bantuan-bantuan lainnya saat situasi darurat setahun lalu.

“Terima kasih kepada seluruh Warga NU Jawa Timur beserta PCNU, MWC NU, Ranting NU, badan otonom dan lembaga lainnya, atas doa dan kepercayaanya, semoga Allah menerima semua amal kebaikan kita semua,” kata KH Marzuki Mustamar.

Masjid Baiturrahman dan Masjid AlIhsan di Desa Teniga Kec Tanjung Kab Lombok Utara Foto nungopibarengid
Masjid Baiturrahman dan Masjid Al-Ihsan di Desa Teniga Kec. Tanjung Kab. Lombok Utara. (Foto: nu/ngopibareng.id)

Menurutnya, yang dilakukan merupakan sebagai bentuk rasa kepedulian sesama anak bangsa. Seseorang harus satu rasa, hati dan pikiran.

"Jika satu merasakan sakit, semua juga ikut merasakan sakit," ujar Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Gasek Kota Malang.

Dalam catatan ngopibareng.id, Ketua Tim NU Peduli NTB, Baiq Mulyana mengungkapkan, bantuan dari Tim NU Jawa Timur merupakan bentuk kepedulian yang paling dirasakan kehadirannya.

Bantuan tersebut sebelumnya dipergunakan untuk tahap rekonstruksi mulai dari pembangunan dua masjid secara permanen, hunian, pembangunan musalla dan bantuan untuk pondok pesantren.

"Untuk pembangunan secara permanen dua masjid sebesar Rp 2,5 milyar, hunian sementara 320 unit, empat mushalla dan bantuan untuk pesantren," terang Baiq Mulyana, yang juga sebagai Rektor UNU NTB.

Bantuan diterima dari PW NU Jatim juga dipergunakan untuk membangun ratusan hunian sementara, tersebar di Lombok Utara dengan jumlah paling banyak. Lalu di Lombok Barat dan Lombok Timur.

Plt Ketua NU NTB Prof Masnun Tahir dan Sekretaris Lalu Winengan serta jajaran pengurus cabang termasuk oleh Wakil Bupati Sumbawa yang dalam kapasitasnya sebagai ketua pengurus cabang NU Sumbawa.

Pada saat penyerahan bantuan menyusul adanya bencana pada 2018, tidak hanya dari kalangan pengurus NU. Namun juga dihadiri langsung perwakikan warga dan pengurus masjid maupun pondok pesantren sebagai penerima donasi.

Plt Ketua NU NTB Prof Masnun Tahir, mengucapkan terima kasih yang sebesarnya atas donasi yang diberikan untuk membantu warga yang terkena bencana gempa bumi.