Ribuan Aremania yang tergabung dalam aliansi Make Malang Great Again (MMGA) melakukan demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang pada 17 November 2020, lalu (Foto: Lalu Theo/ngopibareng.id)
Ribuan Aremania yang tergabung dalam aliansi Make Malang Great Again (MMGA) melakukan demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang pada 17 November 2020, lalu (Foto: Lalu Theo/ngopibareng.id)

Walikota Malang Sebut Yayasan Arema Sudah Diblokir oleh Ketuanya

Ngopibareng.id Liga Indonesia 25 November 2020 20:15 WIB

Walikota Malang, Sutiaji menelusuri struktur pengurus Yayasan Arema menindaklanjuti adanya tuntutan dari Aremania yang tergabung dalam aliansi Make Malang Great Again (MMGA). Hasilnya, Sutiaji menyebut jika Yayasan Arema yang dianggap sebagai pencetus terbentuknya Arema, sudah diblokir.

Hasil itu berasal dari penelusuran yang dilakukan selama tujuh hari masa kerja. "Bapak Muhammad Nur (ketua umum yayasan) telah memblokir. Diblokir karena bisa jadi ada kekhawatiran. Bisa jadi nanti ada orang yang mendaftarkan mengatasnamakan Yayasan Arema. Saya perintahkan Sekda untuk ke Bapak Muhammad Nur, tapi masih belum bisa ditemui," tuturnya pada Rabu 25 November 2020.

Selain itu, kata Sutiaji berdasarkan hasil penelusuran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), jajaran pengurus Yayasan Arema banyak yang mengundurkan diri.

"Hasilnya yayasan Arema pengurusnya sudah banyak yang mengundurkan diri yang diketuai oleh Bapak Muhammad Nur (ketua umum yayasan)," ujarnya.

Saat ini, kata Sutiaji, langkah terdekat yang akan dilakukan oleh pihaknya adalah agar bisa bertemu dengan Ketua Umum, Muhammad Nur untuk membahas kejelasan Yayasan Arema.

"Dalam waktu dekat akan saya informasikan lagi. Karena sebagai komitmen kami dan permintaan teman-teman Arema yang ingin tahu yayasan Arema. Dan hal lain berkaitan dengan Yayasan Arema, nanti dibicarakan lagi," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, ribuan Aremania yang tergabung dalam aliansi Make Malang Great Again (MMGA) melakukan demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang pada 17 November 2020, lalu.

Massa aksi meminta kepada DPRD dan Walikota Malang untuk menghadirkan pengurus Yayasan Arema, agar datang ke Malang menemui Aremania.

Aremania ingin berdiskusi dengan pengurus Yayasan Arema untuk membahas terkait dualisme Arema yang berlangsung selama 9 tahun lamanya. Aremania meminta bertemu, guna mengakhiri dualisme klub bernama sama, yaitu Arema FC berlaga di Liga 1 dan Arema Indonesia berlaga di Liga 3.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

17 Jan 2021 02:48 WIB

Bershalawat itu Penting, Ternyata Ini Jawabannya

Islam Sehari-hari

Jalan memudahkan segala urusan sehari-hari

16 Jan 2021 23:15 WIB

Semeru Erupsi, BNPB Imbau Warga Waspadai Lahar Dingin

Jawa Timur

BNPB meminta warga mewaspadai potensi bencana pasca erupsi Semeru.

16 Jan 2021 22:45 WIB

Letjen (Purn) Sayidiman, Jenderal Penumpas PKI dan Permesta Wafat

Nasional

Letjen (Purn) TNI Sayidiman Suryohadiprodjo wafat.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...