Wahyu Setiawan, berniat hadiri sidang etik DKPP. (Foto:Antara)

Wahyu Setiawan akan Hadiri Sidang Etik yang Digelar DKPP

Korupsi 15 January 2020 14:54 WIB

Meskipun berada di dalam tahanan dan sudah mengundurkan diri KPU, mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyatakan tetap akan menghadiri sidang etik yang digelar DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. 

"Intinya saya menghormati DKPP, saya punya niat baik untuk menjelaskan dugaan pelanggaran kode etik tentu saya punya itikad baik meskipun per tanggal 10 Januari 2020 saya bukan lagi Anggota KPU RI," kata Wahyu Setiawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Sebelum memutuskan untuk menghadiri sidang etik DKPP itu, menurut Wahyu, dirinya sempat berdiskusi dengan penyidik KPK yang menangani kasusnya.

"Penyidik juga akan memberi kesempatan kepada saya, silakan untuk hadir atau tidak hadir, tapi saya memilih untuk hadir," ungkapnya.

Sebelumnya, Plt Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad menyebut pemeriksaan etik terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan akan digelar di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jadi, KPK menyetujui bahwa saudara Wahyu Setiawan ini untuk bisa dihadirkan dalam sidang DKPP pada hari ini pukul 14.00 WIB. Mengenai tempatnya karena pertimbangan KPK beberapa hal, misalnya, keamanan dan seterusnya, maka KPK dan DKPP setuju dan memutuskan untuk sidangnya dilaksanakan di KPK ini," tutur Muhammad.

Ia pun menyatakan bahwa pemeriksaan etik terhadap Wahyu tersebut akan berlangsung tertutup.

"Itu menjadi diskusi kami ada beberapa pertimbangan. Mohon maaf dengan sangat menyesal teman-teman media kami nyatakan sidang tertutup, tetapi KPK mengizinkan untuk dilakukan live streaming. Nanti ada koordinasi teknisnya," ujar Muhammad.

Semua Komisioner Bawaslu sebagai pihak pengadu terlihat hadir, sementara dari KPU yang terpantau hadir yakni Ketua Arief Budiman, dan komisioner, Pramono Ubaid Tanthowi, Viryan Azis, dan Evi Novida Ginting Manik.

Sementara, Komisioner KPU Ilham Saputra pada Selasa kemarin telah menyampaikan bahwa dirinya berencana berangkat umrah pada Rabu 15 Januari 2020.

"Teman-teman yang baik. Insya Allah besok saya akan berangkat menunaikan ibadah Umrah. Mohon maaf atas segala kesalahan dan perkataan yang membuat teman-teman tersakiti. Mohon doa agar ibadah umrah saya berjalan lancar," ujarnya di grup media WhatsApp. (ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 15:45 WIB

Jaga Kesehatan Hewan Kurban, Pemkot Sidak Penjual dan Rumah Jagal

Surabaya

Menurut DKPP, situasi pandemi Covid-19 membuat kondisi hewan menurun

01 Apr 2020 14:10 WIB

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Bukan Momok

Politik

Didik Supriyanto, anggota DKPP tidak ingin lembaganya jadi momok.

23 Mar 2020 16:06 WIB

Dipecat DKPP, Ini Perlawanan Evi Novida Ginting

Politik

Komisioner KPU Evi Novida melawan putusan DKPP yang memecatnya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...