Marie Fredriksson, vokalis band Roxette didiagonis menderita kanker otak pada 2002. (Foto: Metro.co.uk)

Vokalis Band Roxette 17 Tahun Melawan Kanker Otak

Musik 11 December 2019 17:15 WIB

Penyanyi Anggun menyampaikan duka atas berpulangnya vokalis Roxette, Marie Fredriksson. Dalam unggahan di Instagram, Anggun C Sasmi juga mengucapkan terima kasih karena grup pop-rock tersebut telah menjadi inspirasinya dalam bermusik.

"Lagu-lagu Roxette adalah soundtrack kehidupan remajaku," tulis Anggun disertai tanda pagar #RIPMarieFredriksson dan #Roxette pada Selasa, 10 Desember 2019. "Terima kasih atas inspirasi dan musikmu."

Anggun menyertai ucapan duka dan terima kasih itu dengan sebuah foto headline berjudul Roxette Look Sharp! di sebuah surat kabar. Di sana terpampang foto Marie Fredriksson yang dikerubuti penggemar dan wartawan.

Marie Fredriksson meninggal di usia ke-61 tahun karena sakit tumor otak. Perempuan kelahiran Swedia ini berjuang melawan penyakit itu selama 17 tahun. Roxette terakhir naik panggung pada 2016, dan setelah itu Marie Fredriksson menyatakan pensiun karena sakit.

“Dengan kesedihan mendalam kami mengumumkan bahwa salah satu musisi terbesar dan paling dicintai telah meninggal dunia,” kata agensinya, Dimberg Jernberg.

“Marie meninggalkan warisan musik yang luar biasa. Suaranya yang mengagumkan - kuat dan sensitif - dan penampilan panggungnya yang hebat akan selalu tinggal bersama kita yang cukup beruntung bisa menyaksikannya,” lanjut agensi tersebut.

“Namun kita juga harus mengenang Marie sebagai sosok yang penuh semangat hidup dan perempuan yang memiliki kebesaran hati, yang sangat perhatian kepada orang-orang yang dikenalnya,” demikian pernyataan tertulis Dimberg Jernberg.

Sementara itu rekan Marie Fredriksson di Roxette, Per Gessle, memberi pujian pada penyanyi itu.

“Engkau adalah musisi luar biasa, bersuara indah, dan penampil yang mengagumkan,” tulis Gessle di akun Facebooknya.

“Saya bangga, terhormat, dan bahagia karena bisa menghabiskan waktu bersama dirimu, bakatmu, kehangatan, kemurahan hati, dan selera humormu,” lanjut Gessle.

“Semuanya tidak akan sama lagi,” tulis Gessle.

Marie Fredriksson didiagonis menderita kanker otak pada 2002. Setelah melalui pengobatan intensif, dia dinyatakan sembuh.

Namun akibat pengobatan itu, dia mengalami buta sebelah. Pendengaran dan kemampuan geraknya berkurang. Dia juga tidak bisa membaca dan menulis lagi.

Marie Fredriksson pernah kehilangan kemampuan berbicara untuk beberapa lama setelah pengobatan itu.

Pada 2009 dia memulai tur lagi. Namun pada 2016, dokter menyarankan dia untuk berhenti demi kesehatannya.

Marie Fredriksson dilahirkan di Swedia pada 30 Mei 1958. Namanya mulai dikenal pada 1984 di negara asalnya itu.

Dua tahun kemudian dia membentuk Roxette bersama Per Gessle. Pada 1989, duo itu melejit ke tingkat dunia dengan lagu The Look. Lagu itu menjadi nomor 1 di Billboard Hot 100.

Lagu lain Roxette yang melejit adalah It Must Have Been Love, yang merupakan soundtrack dari film populer Pretty Woman.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Aug 2020 08:47 WIB

Penyebab Awan Tsunami Muncul di Meulaboh Aceh

Warta Bumi

Awan berbentuk gelombang Tsunami muncul di Meulaboh Aceh.

11 Aug 2020 08:08 WIB

Benarkah Gus Mus Liberal? Ini Pengakuan Kaum Santri

Khazanah

Momentum ulang tahun ke-76 KH Ahmad Mustofa Bisri

11 Aug 2020 07:58 WIB

Jatim Kemarin, PT Enero Meledak dan Persiapan HUT Arema

Jawa Timur

Berita ngopibareng.id kemarin.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...