Vlog Jokowi-Jan Ethes Disebut Tak Peka Asap Karhutla

22 Sep 2019 19:46 Human Interest

Presiden Jokowi menggunakan hari liburnya untuk memperkenalkan binatang yang ada di halaman Istana Bogor kepada cucunya, Jan Ethes Sri Narendra.

Jan Ethes bersama "Mbah Jokowi", sebutan sang cucu kepada kakeknya, melakukan beberapa kegiatan, antara lain melihat hewan-hewan yang ada di kawasan istana serta berlari-lari kecil dan bersepeda.

"Hari ini saya berjalan-jalan dengan mas Jan Ethes, ya. Lihat kuda, lihat kambing," kata Presiden Jokowi dalam video blognya di kanal YouTube, serta akun media sosial Twitter dan Instagram @jokowi.

Jan Ethes terlihat mengenakan kaos putih dan celana panjang hitam, kemudian Jokowi juga mengenakan kaos putih bertuliskan "Wonderful Indonesia".

Saat melihat kumpulan rusa di halaman istana, Presiden mengajak Jan Ethes untuk menghitungnya dan ia berhasil menyelesaikan hingga sepuluh hitungan.

Lalu ketika melihat hewan yang lain, Jokowi pun menanyakan kepada Jan Ethes hewan yang disukainya. "Suka apa lagi, hewan yang kamu suka?" tanya Jokowi.

Spontan Ethes menjawab polos "ayam Sukoharjo" yang disambut senyum lebar oleh Jokowi.

Jokowi pun menjelaskan kepada Ethes bahwa ayam Sukoharjo itu adalah makanan berupa ayam goreng.

Video itu ditutup dengan Jan Ethes yang berlari-lari kecil bersama Presiden Jokowi di halaman samping Istana Kepresidenan Bogor.

Sayangnya banyak netizen yang protes terhadap unggahan video Jokowi kali ini. Mereka menganggap sang presiden tidak peka lantaran di beberapa daerah banyak masyarakat yang tersiksa akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan.

"Presidennya, pengelola medsosnya sama-sama gak punya perasaan, enggak ada empati apa gimana..," cuit akun Twitter @shashaidr.

"Enak, ya, pak, udara segar. Karhutla (kebakaran hutan dan lahan)apa kabar..," kata akun Instagram econ.dj.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Adita Irawati langsung membantah, jika presiden disebut tidak berempati terhadap korban karhutla  lantaran mengunggah video sedang bersenang-senang bersama cucunya.

"Beliau mengunggah video itu bukan berarti tidak peka. Setiap saat beliau selalu memantau perkembangan dan menerima laporan maupun memberikan instruksi kepada para menteri atau badan terkait," kata Adita.

Setelah diprotes, Jokowi mengunggah keberhasilan modifikasi cuaca untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat akun media sosialnya, Minggu 22 September 2019.

Ia menyebut, pesawat Hercules C-130 menyemai garam di lintasan awan sepanjang udara Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kota Padang Sidempuan, pada Rabu 18 September 2019.

Pada hari yang sama, pesawat CN295 juga menebar garam di udara Kalimantan mulai dari Kabupaten Katingan, Palangkaraya, dan Kapuas.

"Alhamdulillah, operasi teknologi modifikasi cuaca untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan ini berhasil. Hujan turun membasahi hutan-hutan Riau dan Kalimantan yang disasar dalam operasi ini," tulisnya.

Jokowi juga mengunggah progres pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II, Kereta Cepat Jakarta Bandung, dan kereta ringan LRT Jabodetabek.
Japek II adalah jalan tol sekaligus jembatan terpanjang di Indonesia. Jalannya membentang sepanjang 36,4 kilometer. Seluruhnya berupa konstruksi layang yang ditunjang 9.000 tiang pancang tepat di sebagian ruas Tol Japek, dari Cikunir hingga Karawang Barat.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini