Boygroup asal Korea Selatan, BTS menjadi brand ambassador Tokopedia. (Foto: Tokopedia)
Boygroup asal Korea Selatan, BTS menjadi brand ambassador Tokopedia. (Foto: Tokopedia)

Viral #UninstallTokopedia

Ngopibareng.id Nasional 30 November 2019 13:33 WIB

Boygroup asal Korea Selatan, BTS belum lama ini dinobatkan sebagai brand ambbasador oleh e-commerce unicorn asal Indonesia, Tokopedia. Bayaran BTS menjadi brand ambbasador terhitung tidak murah. Dikutip dari media Korea Selatan, Naver, jika ingin kontrak BTS selama 1 tahun sebagai model sebuah produk, perusahaan harus merogoh kocek hingga Rp10 miliar. Kini, harga BTS sebagai brand ambassador diprediksi mencapai Rp17,8 miliar.

Banyak pujian yang diterima Tokopedia dari ARMY, penggemar BTS karena berhasil menggaet idolanya sebagai brand ambassador. Namun kondisi terbalik justru diperlihatkan netizen pada hari ini, Sabtu 30 November 2019.

Media sosial Twitter diramaikan oleh tanda pagar (tagar) #UninstallTokopedia. Tagar tersebut viral setelah beredar kabar  juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustadz Haikal Hassan mengisi salah satu acara peragaan busana milik Ria Miranda, yang sponsor utamanya adalah Tokopedia.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, tampak di panggung acara tertulis 'Tokopedia presents Ria Miranda The Seventh Annual Show'. Tak lama kemudian tagar #UninstallTokopedia memuncaki trending topic di Twitter. 

Dalam #UninstallTokopedia itu dilihat netizen turut berkomentar. Alasan mereka mencuit tagar itu adalah Tokopedia mengundang Ustaz Haikal Hassan sebagai pembicara di salah satu acara. "Langsung uninstall goodbye @tokopedia," tulis salah satu akun Twitter.

Klarifikasi dari Tokopedia

VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak menjelaskan tidak benar jika dikatakan Tokopedia mengundang Haikal Hassan sebagai pembicara. Seluruh konten, konsep, dan pengisi acara di agenda tersebut sepenuhnya inisiatif pihak Ria Miranda. Tokopedia hanya menjadi salah satu sponsor di acara tersebut.

"Kami ingin menegaskan bahwa Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia yang menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia. Sebagai institusi, Tokopedia menentang keras adanya diskriminasi SARA, radikalisme, serta pihak-pihak atau aktivitas apa pun yang merusak persatuan bangsa," terang Nuraini.

Tokopedia sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, selalu mendukung kreator lokal untuk mendapatkan akses lebih luas lewat pemanfaatan teknologi.

Haikal Hassan sendiri mengaku belum tahu soal adanya tagar #UninstallTokopedia yang dikait-kaitkan dengan dirinya sebagai pembicara. Namun dia menegaskan tidak pernah diundang atau berhubungan langsung dengan Tokopedia.

"Saya nggak pernah diundang sama Tokopedia, saya nggak pernah berhubungan dan diundang sama Tokopedia, nggak pernah. Fitnah. Siapa yang bilang? Ntar jadi panjang urusan," kata Haikal kepada wartawan, Sabtu 30 November 2019.

"Ngawur, fitnah. Nggak pernah diundang sama Tokopedia. Fitnah," sambung pria yang biasa disapa Babe Haikal itu menegaskan.

Keberadaan Haikal Hassan di acara tersebut tidak ada kaitannya dengan Tokopedia. Video itu merupakan bagian dari acara 'Ria Miranda The Annual Show' di Mal Senayan City pada 28-29 November 2019.

Ia mengatakan tidak ada yang salah dengan sambutannya di video tersebut. "Sambutan saya bicara soal motivasi kebersamaan, branding pribadi dalam bingkai persatuan dalam kebinekaan," ujarnya membela diri.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Jul 2020 13:15 WIB

Hati-hati Kalau Ada Yang Nelpon, 91 Juta Data Tokopedia Bocor

Aplikasi

Memungkinkan penyalahgunaan data untuk menipu, misalnya telemarketing palsu

15 May 2020 20:05 WIB

4 Fakta Jual Beli Surat Keterangan Sehat Bebas Covid-19

Nasional

Surat keterangan sehat bebas Covid-19 dipakai untuk mudik.

12 May 2020 13:46 WIB

CEO Tokopedia Kirim Pernyataan untuk Seluruh Pengguna

Aplikasi

CEO Tokopedia William Tanuwijaya kirim pernyataan untuk seluruh pengguna.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...