Tangkapan layar

Viral, PDP Kabur dari RS Meninggal di Jalan Ngagel Surabaya?

Surabaya 01 June 2020 08:12 WIB

Sebuah video menjadi viral di grup-grup WhatsApps. Video ini menggambarkan seorang jenazah yang tergeletak di sebuah gang kampung. Tampak dua orang petugas yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sedang mengevakuasi jenazah tersebut.

Ada dua versi yang menjelaskan tentang kejadian itu. Pertama, kejadian menyebutkan seorang pasien positif corona yang melarikan diri dari rumah sakit. Namun saat di tengah jalan, pasien positif corona tersebut meninggal dunia.

Penjelasan kedua versi grup-grup WhatsApp tersebut, jenazah tersebut adalah jenazah warga yang sebelumnya sudah menjalani rapid test. Hasilnya, disebut reaktif. Uji laboratorium pun harusnya dilanjutkan dengan test swab menggunakan PCR agar hasil lebih presisi.

Namun, belum sempat melakukan test swab dengan PCR, jenazah tersebut keburu meninggal dunia. Kata warga, setelah diketahui hasilnya hasilnya reaktif, kemudian oleh rumah sakit, diminta melakukan isolasi mandiri.

Namun takdir berkata lain. Jumat pukul 16.00 WIB, korban yang keluar rumah berjalan kaki mendadak dia terjatuh sendiri di lorong gang dan meninggal dunia. Kejadiannya diduga terjadi di kawasan Jalan Ngagel Mulyo, Surabaya.

“Untuk tanda- tanda kekerasan di tubuh korban tidak ada,” ujar petugas.

Tak selang berapa lama, tim dari Polsek Wonokromo, petugas Dinas Kesehatan dan tim Gugus Tugas Covid datang setelah mendapat telepon dari warga setempat.

Oleh tim dengan memakai APD lengkap, jenazah korban dievakuasi dengan protokol kesehatan untuk dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya, untuk pemulasaraan jenazah.

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Sep 2020 08:20 WIB

Bayern Munchen Juara Piala Super Eropa 2020

Liga Europa

Bayern Munchen bungkam Sevila 2-1 di babak tambahan.

25 Sep 2020 07:37 WIB

Calon Tunggal Berpotensi Munculkan Praktik Mahar Politik

Nasional

Melalui mahar politik, mereka mampu "memborong" dukungan.

25 Sep 2020 07:09 WIB

Asah 'Sense of Crisis', Alissa: KPU Koordinasi Ahli Epidemiologi

Nasional

Sayangkan keputusan Pemerintah dan DPRD soal Pilkada Serentak

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...