Viral Paspampres Tekuk 2 Jari Warga, Ini yang Sebenarnya Terjadi

09 Oct 2018 15:18 Politik

Sebuah video Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mencoba mempengaruhi warga agar tidak mengacungkan dua jari saat foto bersama Presiden Joko Widodo mendadak viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 22 detik itu, tampak Presiden Joko Widodo sedang dikerumuni warga saat mengunjungi kawasan Sumatera Utara, Senin 8 November 2018.

Saat proses foto itulah, tiba-tiba ada seorang Paspampres yang memberikan kode pada Paspampres lain yang kebetulan berada di depan kerumunan massa.

Paspampres yang diberikan kode ini lantas melihat di dekatnya ada seorang pria yang mulai awal akan berfoto mengacungkan dua jari telunjuk dan tengah.

Dengan sigap, Paspampres ini langsung mencegah dengan memegang jari pria ini. Dia langsung menutup jari pria tersebut.

Secara spontan, pria berkacamata lantas mengganti dua jari menjadi acungan jempol dan lantas selfie-pun dilakukan.

Dikutip dari kompas.com, Paspampres yang tidak mau disebut namanya ini membantah telah mengarahkan agar warga tidak menunjukkan dua jari.

"Enggak mengarahkan Bapak itu untuk menunjukkan jari telunjuk saja, atau dua jari," ujar Paspampres ini.

"Maksud saya itu, enggak perlu angkat satu atau dua jari. Karena tugas kami-kami ini kan menjaga Presiden juga dari apapun. Makanya tutup jari Bapak itu," lanjut dia.

Namun, si bapak tersebut malah mengacungkan jari jempolnya dan tetap berpose foto di depan Presiden Jokowi. Ia memaklumi dan membiarkannya. "Ya, sudahlah, namanya juga masyarakat bertemu Presiden kan," ujar dia.

Sementara itu, video inipun viral dan dikaitkan dengan pemilihan presiden dimana Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut 01; sementara Prabowo-Sandi mendapatkan nomor urut 02. (man)

Editor : Rohman Taufik


Bagikan artikel ini