Video Viral Pengemudi Naik Kap Mobil, ASN Kemenaker Ditahan

17 Apr 2019 10:47 Nasional

Peristiwa tak mengenakan dialami pasangan Minanda dan Ridho Laksamana. Mereka tak menduga jika mobil yang dikendarainya akan diijak-injak pria tak dikenal di jalan tol.

Cerita bermula saat kendaraan Ridho dan Minanda melintas di Tol Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin, 15 April 2019. Saat itu, pengemudi mobil Fortuner warna putih, melaju di bahu jalan dan mendesak mobil Honda Brio yang dikendarai Ridho untuk geser ke kanan.

Pelaku meminta jalan kepada Ridho lantaran di bahu jalan sudah terlihat ada polisi yang berjaga. Namun Ridho tidak memberinya jalan karena situasi saat itu sangat padat dan macet.

Tidak lama setelah melewati polisi, mobil Minanda melaju, sementara pelaku diberhentikan polisi. Minanda melihat, saat itu pelaku lolos dari tilang polisi.

Setelah itu, pelaku mengejarnya dan memepet mobilnya. Singkat cerita, pelaku turun dari mobil dan memaki-makinya.

Pelaku juga sempat menyiram mobil Minanda dengan air mineral. Pelaku bahkan naik ke kap dan menginjak-injak mobil Minanda dan memakasanya turun. Rupanya, pelaku merasa tersinggung karena korban tidak memberinya jalan.

Korban sengaja mengunggah rekaman video aksi pria ngamuk yang injak-injak mobilnya di akun Instagram, @ridholaksamana. Meski tak melapor ke polisi, Ridho berharap pelaku mendapatkan sanksi sosial. Namun tanpa diduga, polisi ternyata menangkap pelaku karena videonya viral di media sosial.

Pelaku diketahui merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS). Ia bernama Oloan Nadaek. Pria 35 tahun itu ditangkap di rumahnya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin siang. Ia berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Tindakan pelaku yang memukul mobil korban dan menantang untuk turun dari mobil merupakan salah satu bentuk pengancaman. Dengan perbuatan pelaku itu, korban merasa keselamatannya terancam. "Dijerat Pasal 335 KUHP tentang pengancaman," kata Kanit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Herman Edco. (yas)

Reporter/Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini