Tubuh Susanto sengaja dikubur dalam lumpur basah setelah kesetrum listrik. foto: dok. Polda Kalbar.
Tubuh Susanto sengaja dikubur dalam lumpur basah setelah kesetrum listrik. foto: dok. Polda Kalbar.

Video: ‘Pria Bangkit dari Kubur’

Ngopibareng.id Nasional 13 July 2018 10:56 WIB

Beredar kabar di media sosial mengenai seorang pria yang disebut sudah tewas bisa bangkit lagi setelah dikubur di dalam lumpur. Pria itu dikubur setelah badannya tersetrum.

Dari video yang tersebar di Facebook, terlihat seorang pria bertelanjang dada tampak mengubur korban sebagian badan dengan lumpur basah. Dia juga melumuri korban menggunakan lumpur tersebut. Peristiwa ini disebut terjadi di Desa Sungai Purun Kecil, Sungai Piyuh, Kalimantan Barat. “Subhanallah…. Kejadian di Pontianak. Orang kesetrum yang dikatakan sudah mati. Langsung dikubur dalam tanah yang basah, bisa hidup lagi. Mungkinkah ini bisa jadi pelajaran salah satu cara, kalau orang kesetrum itu pertolongan pertama di kubur dalam tanah basah ya?” isi postingan yang beredar di media sosial.

Menanggapi video viral tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono mengatakan korban yang bernama Susanto mengalami kecelakaan kerja, yakni tersetrum listrik.

“Pada saat kejadian, korban sedang melakukan pemasangan atau pengelasan kanopi di depan bengkel mobil Aneka Jaya, karena jarak kanopi yang dibuat terlalu dekat dengan kabel bidar utama/kabel TM (jaringan listrik) sehingga menyebabkan korban kesetrum,” ungkap Didi, Jumat 13 Juli 2018.

Korban langsung ditolong warga sekitar dan sebagian badannya dikubur menggunakan lumpur. Didi mengatakan tujuan Susanto dikubur itu untuk menghilangkan aliran listrik di dalam tubuhnya. Menurut Didi, peristiwa tersebut berlangsung pada Minggu lalu.

“Adapun pertolongan pertama yang dilakukan warga sekitar setelah kejadian tersebut adalah dengan mengubur bagian tubuh korban dengan menggunakan lumpur mulai leher sampai kaki guna menghilangkan induksi aliran listrik dalam tubuh korban (ground). Setelah itu korban langsung dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, kemudian dirujuk ke RS Rubini Mempawah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” terang Didi.

Penguburan itu dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama. Jadi, merujuk pada penjelasan Didi, Susanto masih dalam keadaan hidup ketika setengah badannya dikubur oleh warga. Penjelasan ini menepis isu bahwa Susanto tewas tersetrum lalu hidup lagi setelah dikubur dalam lumpur.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Mar 2021 08:53 WIB

Pakde Karwo Anggota Watimpres Meninggal, Hoax!!!

Nasional

Kondisi Pakde Karwo sehat

03 Mar 2021 22:30 WIB

Protes di Kampus, 8 Mahasiswa Jatuh dari Lantai 4

Internasional

Videonya tersebar di media sosial.

28 Feb 2021 21:13 WIB

Viral, Video Bocah Sedang Salat Mengundang Tawa Warganet

Reportase

Empat bocah salat di atas gerobak.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...