Musisi Anji dan Hadi Pranoto. (Foto: Instagram)

Video Obat Covid Dilaporkan ke Polisi, Anji Akhirnya Minta Maaf

05 Aug 2020 23:56

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Penyanyi Erdian Aji Prihartanto atau biasa dikenal Anji akhirnya menyampaikan permintaan maaf lewat unggahan di akun Instagram @duniamanji. Hal ini dilakukan Anji terkait video wawancara sang musisi dengan Hadi Pranoto tentang klaim obat Covid-19. Video di kanal YouTube Anji berjudul "Bisa Kembali Normal? Obat Covid 19 Sudah Ditemukan!! (Part 1)", telah di-take down atau dihapus oleh YouTube.

Buntut dari video obat corona itu, Anji dan Hadi Pranoto kini sudah dilaporkan ke polisi. Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid malaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke Polda Metro Jaya dengan dugaan menyebarkan berita bohong.

Anji pun akhirnya angkat bicara terkait hal ini. Di sela-sela kegiatannya di Gunug Puntang, Anji mendapat kiriman pesan dari Kepala BNPB, Doni Monardo. Pesan tersebut dibawa oleh dr. Tirta. Dokter Tirta bersama beberapa rekan lainnya datang menemui dan berdiskusi dengan Anji.

"Hari ini saya bertemu dengan @dr.tirta , @dr.widihadian & @dr.fajriaddai . Dr. Tirta membawa nasihat untuk saya dari Kepala BNPB, Pak Doni Monardo, tentang hal yang terjadi beberapa hari belakangan. Sementara Dr. Widi dan Dr. Fajri sharing mengenai jurnal ilmiah, tentang tahapan sebuah temuan bisa menjadi obat," tulis Anji pada keterangan akun Instagramnya, Rabu 4 Agustus 2020.

Anji juga mengucapkan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi beberapa hari belakangan. "Maaf atas kegaduhan yg terjadi. Hasil pertemuan akan segera saya post," ungkap Anji.

Selain menyampaikan ucapan maaf, Anji juga mengungkap alasan dirinya yang terkesan diam. Hal ini lantaran Anji tengah melakukan kegiatan kemah di gunung Puntang, Jawa Barat.

“KENAPA ANJI DIAM SAJA, padahal mayoritas pemberitaan sekarang sedang tertuju?

Sudah sejak 3 minggu lalu saya bersama perwakilan Perhutani Bandung Selatan, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), EO dan sebuah brand merencanakan meeting membahas sebuah rencana besar untuk Gunung Puntang..., sambil kemping beberapa hari.

Karena mau mengembangkan tempat ini menjadi Premium Camping Ground, saya perlu merasakan ada di sana selama beberapa hari, lalu mencatat hal-hal yang perlu dipertahankan dan ditambahkan. Toilet yang bersih, sebuah keharusan.

Saya juga melihat lahan potensial mulai hutan rimba hingga sumber air dan irigasi yang sistemnya dirancang oleh Belanda saat membangun Radio Malabar. Tentang aktivitas di Puntang kini hingga nanti, akan saya jelaskan terus menerus ke depan dengan hestek #AnjiPuntang.

Kegiatan kami sekalian berbarengan dengan kegiatan Bebersih Puntang bersama ratusan anak muda pecinta alam yang tergabung dari belasan komunitas,” demikian keterangan yang ditulis Anji di akun Instagramnya.

Selain itu, Anji mengaku diam karena pemasalahan yang dihadapinya bukan hal yang sepela. Dia sedang memikirkan sikap yang benar untuk menyelesaikan masalah info obat Covid-19 ini.

“Apa yang sedang terjadi sekarang, bukanlah sebuah permasalahan sepele. Harus disikapi dengan benar. Jadi saya memilih untuk fokus menyelesaikan tugas saya di Gunung Puntang bersama Sahabat-sahabat dan sedikit bersentuhan dengan media sosial. Walaupun ada tim saya yang mencatat apa saja yang sedang terjadi.

Di IG, FB, YT, Twitter (katanya di sini paling gawat) juga pemberitaan media online/TV,” tuturnya.

Anji berjanji setelah pulang dari aktivitasnya di gunung, dia akan memberikan penjelasan secara rinci terkait masalah yang viral tersebut.

“Maaf banyak chat WA penyemangat yang belum terbaca atau terbalas. Maaf buat semua Teman media yang saya belum bisa memenuhi undangan interview. Maaf buat DM penyemangat atau penghujat yang belum terbaca. Mungkin dalam 2 hari ini saya akan memberikan penjelasan lengkap atas apa yang Teman-teman pertanyakan,” sambung dia.