Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Veronica Koman Resmi Berstatus DPO

Jawa Timur 20 September 2019 11:46 WIB

Polda Jawa Timur resmi menetapkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada tersangka kasus provokasi kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua, Veronica Koman, pada Jumat 20 September 2019 pagi.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, status DPO ini diterbitkan usai Veronica tak mengindahkan panggilan kedua yang seharusnya jatuh pada 18 September 2019. Maka itu pula, Kapolda Jatim juga mengirimkan surat kepada Interpol untuk mengeluarkan red notice.

"Proses penyidikan dari kasus Veronica terus berlanjut, usai yang bersangkutan tak memenuhi panggilan kedua. Maka kami sudah mengeluarkan DPO dan (berkirim) surat (ke Interpol) untuk mengeluarkan red notice," kata Luki di Surabaya.

Sebelumnya, Luki menyampaikan, sebelum menetapkan status DPO ke Veronica, pihak Polda Jatim melakukan gelar perkara di Bareskrim dengan Hubinter. Hasil gelar perkara kemarin, Luki mengatakan bahwa pihak Hubinter dan Interpol sudah berkomunikasi dengan kementerian luar negeri.

"Dan untuk kemarin digelar, pihak Hubinter melalui interpol sudah berkomunikasi dengan kementerian luar negeri. Tapi soal apa yang dikomunimasikan saya tidak tahu," tambah dia.

Selain itu, Luki juga menyebut pihaknya telah melakukan upaya paksa. Maksudnya, upaya ini dilakukan melalui penggeledahan dan pencarian di rumah Veronica di Jakarta.

"Kami sudah mengeluarkan DPO, kemarin sudah melakukan upaya paksa yaitu pencarian di rumahnya yang ada di Jakarta dan melakukan penggeledahan. Dari situ, akhirnya kami mengeluarkan DPO," ujar polisi bintang dua di pundak ini.

Sementara pengenai temuan barang bukti di rumah Veronica Komam di Jakarta, Luki menyebut ada temuan beberapa dokumen. Tapi pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

"Sementara masih diteliti dokumen-dokumennya. Untuk perkembangannya nanti akan kami informasikan lagi," ucap Luki.

Penulis : Haris Dwi

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

17 Sep 2020 15:12 WIB

Nilai Denda Selama Operasi Yustisi di Jatim Capai Rp63 Juta

Jawa Timur

Tercatat ada 7.003 pelanggar.

16 Sep 2020 23:29 WIB

Polrestabes Surabaya Launching Tim Pemburu Protokol Kesehatan

Reportase

Tim ini akan melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan.

16 Sep 2020 18:50 WIB

Operasi Yustisi Jatim Tindak 3.624 Pelanggar

Jawa Timur

Pelanggaran terbanyak berkaitan dengan penggunaan masker.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...