Santri di pesantren Daarul Quran di kawasan Tangerang memiliharan ikan aligator. (Foto: Instagram Ustaz Yusuf Mansur)

Ustadz Yusuf Mansur Pamer Ikan Aligator Milik Santri

Ngopitainment 23 July 2020 12:44 WIB

Ustadz Yusuf Mansur mempunyai pesantren Daarul Quran di kawasan Tangerang. Di tempat itu, rupanya ada seorang santri yang memelihara ikan aligator. Hal itu diketahui dari unggahan Yusuf Mansur. Dalam foto yang diposting sang ustadz, ikan yang dipegang santri itu begitu besar. Rupanya, kata Yusuf Mansur, ikan aligator itu telah dipelihara dari kecil.

"Ikan Aligator di kolam pohon jamblang di DQ Ketapang Tangerang. Dari kecil nih... Punya santri... Met shalawat ya. Met sedekah," tulisnya dalam keterangan di unggahan foto Instagram.

Lalu ada netizen berkomentar. Dia mengingatkan Yusuf Mansur bahaya memelihara ikan aligator. Ada ancaman pidana dan denda bagi pemelihara ikan aligator. Yusuf Mansur diharapkan bisa menyampaikan ke santri yang pelihara ikan aligator berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) atau Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM).

"Maaf Ustadz Yusuf, terkait memelihara ikan aligator ini tertuang dalam Undang-undang 31 Tahun 2004 yang diubah menjadi Undang-undang 45 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014. Sesuai aturan, mereka yang memelihara ikan-ikan berbahaya dapat dikenai hukuman pidana penjara 6 tahun dan denda Rp1,5 miliar. Sementara, jika melepasliarkan ke perairan umum bisa dikenai hukuman pidana penjara 10 tahun dan denda Rp2 miliar. Dinilai berbahaya karena sifatnya invasif dan merusak ekosistem alami," komen akun @bangben0206.

Yusuf Mansur langsung merespons. Dia kaget dan siap memberitahukan ke santri yang memelihara ikan tersebut. "Inna lillaah.. benarkah? Siap. Saya ksh tau kwn2 di pondok.. mksh yaaa... berharga sekali info ini," ujar Yusuf Mansur.

Netizen juga mengingatkan sang ustadz soal pelihara ikan aligator karena mereka saying takut Yusuf Mansur kena masalah. "Njih Ustadz.. mohon maaf lancang mengingatkan karena sayang," sahut @bangben0206.

Hukuman Pidana Penjara 6 Tahun dan Denda Rp1,5 miliar

Aturan terkait memelihara ikan aligator ini tertuang dalam Undang-undang 31 Tahun 2004 yang diubah menjadi Undang-undang 45 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.

Dikutip dari Protection of Forest and Fauna (ProFauna) Indonesia Jawa Barat, sesuai aturan, bagi siapa saja yang memelihara ikan-ikan berbahaya dapat dikenai hukuman pidana penjara 6 tahun dan denda Rp1,5 miliar. Sementara, jika melepasliarkan ke perairan umum bisa dikenai hukuman pidana penjara 10 tahun dan denda Rp2 miliar.

Jika ada yang tak sengaja menemukan atau tak mengetahui larangan ikan aligator dipelihara, Nadya mengimbau masyarakat untuk menyerahkan ke BKSDA atau BKIPM.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Sep 2020 23:45 WIB

Vinales Lepas dari Kutukan Pole Position

MotoGP

Vinales meraih pole position dan finis pertama.

20 Sep 2020 23:30 WIB

Bupati Aceh Barat Positif Covid-19, Istri dan Anaknya Negatif

Nasional

Hasil tes swab Bupati Aceh Barat positif Covid-19.

20 Sep 2020 23:15 WIB

Aubameyang Pemain Bergaji Termahal di Liga Inggris

Liga Inggris

Gaji Aubameyang termahal dibanding pemain di Liga Inggris lainnya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...