Dian Nadia. (Facebook)

Usai Sebut Teror Bom di Surabaya Sebagai Pengalihan Isu, Diana Nadia Minta Maaf

Surabaya 14 May 2018 18:35 WIB

Pemilik akun Facebook atas nama Diana Nadia tengah menjadi bulan-bulanan netizen. Hal itu bermula dari status kontroversinya yang mengatakan jika teror bom di Surabaya merupakan pengalihan isu untuk ganti presiden.

Akibat statusnya itu, Diana pun mendapat banyak cacian dari netizen. Tak kuat akan cacian yang ditujukan padanya, Diana menuliskan permintaan maaf kepada warga Surabaya atas postingan sebelumnya. Ia juga turut mendoakan, agar keluarga korban diberikan ketabahan.

“Mohon maaf atas postingan saya kepada seluruh warga Surabaya, semoga keluarga korban diberikan ketabahan, Aamiin ya robbal alamiin,” tulis Diana pada Minggu, 13 Mei 2018.

Permintaan maaf Dian FcaebookPermintaan maaf Dian. (Fcaebook)

Sayangnya, permintaan maaf tersebut tidak mampu meredam emosi netizen. Netizen yang sudah terlanjur tersulut emosinya, kembali mencaci wanita berhijab itu.

@Ida Bagus Jelantik Wisnawa: “Kita maafkan tapi proses hukum jalan terus harus itu,”

@Deny Christianto: “Enak sekali anda minta maaf dng mudahnya..kl ank anda jd korban masih bs dng enteng mengetik maaf?? Semoga anda diproses hukum…berani berstatement sperti itu berani bertanggung jawab..lepas saja hijab nya anda memalukan sbg wanita dan sbg org beragama…!!?”

@Sinaga Anes: “Kuatkan mental!! Selamat menikmati hasil ucapan mbak tadi,” (*)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

14 May 2019 04:54 WIB

Merawat Ingatan, Pengurus Sengaja Tak Renovasi SMTB Bagian Depan

Surabaya

Beberapa gambar di gereja SMTB sengaja tak direnovasi untuk merawat ingatan atas peristiwa 13 Mei 2018.

14 May 2019 00:10 WIB

Merawat Ingatan Tragedi Bom Surabaya dalam Buku 13.05.18

Surabaya

Peringatan tragedi aksi bom di Surabaya, Nera Academia luncurkan buku '13.05.18 Merawat Ingatan Merajut Kemanusian'

13 May 2019 23:40 WIB

Deklarasi Anti People Power di Peringatan Setahun Bom Surabaya

Politik

Deklarasi itu dilakukan oleh ratusan jemaat geraja dan umat lintas agama

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.