Pengacara Febriyanto Dunggio melaporkan kasus video syur Gisella Anastasia dengan Michael Yukinobu de Fretes, Rizieq Syihab, dan terbaru Fadli Zon. (Foto: Istimewa)
Pengacara Febriyanto Dunggio melaporkan kasus video syur Gisella Anastasia dengan Michael Yukinobu de Fretes, Rizieq Syihab, dan terbaru Fadli Zon. (Foto: Istimewa)

Usai Gisel dan Rizieq Syihab, Kini Fadli Zon Dilaporkan Pengacara

Ngopibareng.id Human Interest 10 January 2021 01:30 WIB

Pembelaan diri Fadli Zon perihal heboh nge-like konten porno di Twitter, rupanya tak menyurutkan langkah seorang pengacara untuk melapor ke polisi. Adalah Febriyanto Dunggio resmi melaporkan politikus Partai Gerindra ke Bareskrim Polri. Berkas tersebut telah teregister dengan Nomor Laporan: LP/B/0018/I/2021/BARESKRIM tertanggal 8 Januari 2021.

Febri merupakan pelapor kasus video mesum yang menyeret nama Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes alias MYD. Febri melaporkan ke Polda Metro Jaya yang tercatat dalam laporan dengan Nomor LP/6608/XI/Yan.2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 7 November 2020.

Febri juga melaporkan dugaan penyebaran kebencian yang menyeret Refly Harun dan Gus Nur. Febri melaporkannya dalam surat laporan bernomor LP/B/0709/XII/2020/Bareskrim pada 18 Desember 2020 lalu. Keduanya diduga menyebarkan kebencian dan permusuhan individu dan/atau antar golongan khususnya terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Pembelaan Fadli Zon perihal ngelike konten porno di Twitter Foto TwitterPembelaan Fadli Zon perihal nge-like konten porno di Twitter. (Foto: Twitter)

Bahkan, Febri adalah penggugat SP3 dugaan chat mesum dengan tersangka Rizieq Syihab dengan Firza Husein. Febri mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meminta agar kasus tersebut dibuka kembali.

Saat ini, berdasarkan putusan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, hakim praperadilan memerintahkan agar kasus itu dibuka kembali setelah penyidikannya sempat dihentikan Polri.

Febri tercatat sebagai lulusan S-1 Ilmu Hukum Universitas Ichsan Gorontalo (2010-2014). Pria asal Gorontalo itu melanjutkan kuliah hukumnya di Universitas Jayabaya Jakarta, pada 2015-2018. Pria 29 tahun ini merupakan CEO Adintho Dunggio Pasaribu Corporation Law Firm (ADP & Co). Selain itu, dia juga merupakan Ketua Umum Aliansi Pejuang Muda Indonesia (APMI).

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Feb 2021 03:26 WIB

Orang Muhammadiyah Enggan Berzikir? Ini Jawabannya

Khazanah

Melahirkan tindakan membantu sesama

26 Feb 2021 02:19 WIB

Kritik Masyarakat Sakit, Al-Ghazali: Akalbudi Basis Pahami Agama

Khazanah

Pesan-pesan Islam KH Husein Muhammad

26 Feb 2021 01:45 WIB

Tradisi Menulis Ciri Khas Kader Muhammadiyah, Pesan Haedar Nashir

Khazanah

Tulisan di media dikoreksi bahasa, substansi dan konteks

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...