Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa, 21 April 2020. (Foto: Alief Sambogo/Ngopibareng.id)

Update: Tambahan 15 Orang Positif Covid-19 di Jatim

Jawa Timur 21 April 2020 23:32 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, per hari ini, Selasa, 21 April 2020 jumlah kasus positif covid-19 di Jatim bertambah 15 orang. 

Sebanyak 15 kasus tersebut berasal dari tiga daerah, yaitu 1 orang dari Kabupaten Bangkalan, 3 orang dari Kabupaten Sidoarjo, dan 11 orang dari Kota Surabaya. Dengan tambahan 15 orang tersebut, total sudah ada 603 orang yang positif covid-19 di Jatim.

"Teman-teman, ini tambahan per hari ini di Jawa Timur," kata Khofifah, Selasa 21 April 2020 di Gedung Negara Grahadi saat melakukan konferensi pers terkait dengan persebaran covid-19 di Jatim.

Namun, tak semua 603 orang tersebut masih dirawat. Khofifah mengatakan, dari 603 orang ada 444 orang positif covid-19 yang saat ini masih dirawat di seluruh rumah sakit rujukan di Jawa Timur.

Sementara itu, untuk orang yang masuk dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 2255 orang. Kemudian terkait dengan orang yang masuk dalam status Orang Dalam Pantauan (ODP) ada 17107 orang.

Dengan terus bertambahnya pasien covid-19, Khofifah kembali menegaskan bahwa masyarakat harus lebih waspada dan menjaga kesehatan, agar virus covid-19 tak menyerang tubuh mereka. Selain itu, warga harus tetap melakukam protokol kesehatan yakni social dan physical distancing untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

"Jadi teman-teman, sama-sama kita harus membangun kewaspadaan berima dan kesiapsiagaan secara komprehensif. Sehingga covid-19 bisa kita lawan," kata Khofifah.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, dan keluar apabila memang ada hal yang sangat urgent dan mendesak. Karena mereka tak tahu, apakah ada Orang Tanpa Gejala (OTG) yang positif covid-19.

"Yang ingin kita pesan kan kembali mutlak. Warga harus siap di rumah terus, dan jika keluar rumah tolong menggunakan masker untuk kepentingan diri yang sangat terjamin. Lalu batasi interaksi di luar rumah tetap dengan menggunakan masker tetap dengan menghitung kepentingan dari tujuan kita keluar rumah itu apa," katanya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Sep 2020 20:45 WIB

Berfoto dengan Paslon Piwali Surabaya,Bawaslu Selidiki Wagub Emil

Pilkada

Bawaslu selidiki keterlibatan emil dalam kampanye pilkada.

29 Sep 2020 20:36 WIB

Sinopsis Don't Be Afraid of the Dark: Kisah Rumah Tua Berhantu

Film

Bioskop Trans TV akan menayangkan film Don't be Afraid of the Dark.

29 Sep 2020 20:30 WIB

Berstatus OTG, Empat Pemain Persebaya Jalani Isolasi Mandiri

Liga Indonesia

Mereka menjalani isolasi mandiri.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...