Di HUT ke-74 RI, Khofifah Ingin IPM di Jatim Meningkat

17 Aug 2019 18:55 Jawa Timur

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memiliki berbagai langkah dalam mewujudkan Tagline HUT ke-74 RI, yakni SDM Unggul Indonesia Maju. Hal tersebut ia ucapkan usai menjadi inspektur upacara penurunan bendera di Grahadi.

"Kalau kita mau mempersiapkan SDM unggul, kembali ternyata PR Jatim adalah soal Indeks Pembangunan Manusia yang masih nomor 15 se-Indonesia. Ini akan jadi pemicu mendorong semua lini dan elemen strategis, terutama lembaga pendidikan dan kesehatan, serta yang siap memberikan pelatihan SDM," papar Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu 17 Agustus 2019 sore.

Khofifah menilai, kemajuan Indonesia harus diwujudkan dari kemajuan di masing-masing wilayahnya. Untuk itu, dia ingin memacu semangat tiap kabupaten dan kota untuk maju bersama-sama.

"Terus bagaimana Indonesia maju kalau masing-masing daerahnya maju. Ini juga akan memacu dan memicu semangat bagaimana kabkapten atau kota tersemangati. Berkemajuan itu kalau menurut Pak Jokowi tidak hanya lebih baik dari hari kemarin, tapi juga lebih baik dari bangsa-bangsa lain," jelas Khofifah.

Sementara di Jatim, Khofifah ingin melakukan berbagai peningkatan konektivitas. Misalnya, Bromo-Tengger-Semeru hingga membangun konektivitas Surabaya dengan kabupaten lainnya.

"Kami meningkatkan konektivitas di antara daerah-daerah, katakan Surabaya. itu akan menjadi Surabaya metropolitan atau Surabaya cosmopolitan antara Surabaya dan sekitarnya. Kita sudah melakukan pemetaan dan teman-teman pasti mengikuti bagaimana kita bisa mempersambungkan jalur kereta antara Surabaya, Babat Lamongan, Mojokerto, Surabaya," kata Khofifah.

"Dari lingkungan hidup dan alam di daerah Bromo Tengger Semeru. Kalau kita dapat survei, oh sehari kapasitas kunjungan hanya sekian ribu orang. Kita perlu seperti itu, jadi kita genjot, daya dukung alam tetap kita hitung," pungkasnya.

Dalam rangkaian Upacara kemerdekaan RI ke-74 berlangsung di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu 17 Agustus 2019. Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Inspektur Upacara, sementara bertindak sebagai pembaca teks proklamasi Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar.

Para pejabat tinggi Jawa Timur juga hadir yakni Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R Wisnoe Prasetja, Kepala Dinas di Lingkungan Pemprov Jatim serta jajaran Pimpinan Forkopimda. Selain pejabat, hadir pula PNS, Ormas, Mahasiswa, Pelajar dan tamu undangan lainnya.

Bertindak sebagai komandan upacara HUT ke-74 RI di Grahadi adalah Komandan Letkol Marinir TNI Irawan.

Upacara dimulai pukul 10.00 WIB. Prosesi penaikkan bendera terlihat lancar dipandu oleh salah satu putri pemegang bendera dan dua putra sebagai pengerek tali di tiang bendera. Upacara ini berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Paskibraka sendiri berjumlah 76 personil yang terbagi dalam 3 kelompok, yakni kelompok 17, kelompok 8 dan kelompok 45.

Tak hanya itu, untuk mengiringi jalannya upacara, ada pula suara merdu dari paduan suara 1.000 pelajar. Kesemuanya dari beberapa wilayah Jatim, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Mojokerto.

Rentetan acara kemerdekaan RI ke-74 di Grahadi kemudina dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera.

Acara dimulai pukul 16.30. kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat di sekitar jalanan Gubernur Suryo. Dalam pesta ini Pemprov Jatim menyediakan makanan gratis untuk pengunjung.

Penulis : Faiq Azmi
Editor : Riadi


Bagikan artikel ini