Salah satu peserta lomba memamerkan tari 'Meong' di Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak yang diselenggarakan UNUSA di PTC Surabaya Supermall, Sabtu 28 April 2018. (Foto: frs/ngopibareng.id)
Salah satu peserta lomba memamerkan tari 'Meong' di Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak yang diselenggarakan UNUSA di PTC Surabaya Supermall, Sabtu 28 April 2018. (Foto: frs/ngopibareng.id)

UNUSA Gelar Festival Tari dan Lomba Mewarnai untuk Melatih Motorik Halus Anak

Ngopibareng.id Unusa Gateway 30 April 2018 11:50 WIB

Dalam rangkaian acara peringatan Hari Kartini, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggelar Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak di Pakuwon Trade Centre (PTC) Surabaya Supermall, Sabtu, 28 April 2018. Pesertanya sekitar 1500 orang yang terdiri dari anak dan ibunya yang berasal dari kota Surabaya.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan melestarikan budaya tradisional bangsa. Anak-anak dikenalkan dengan budaya warisan leluhurnya agar tertanam rasa cinta pada budayanya sendiri dan tidak mudah dipengaruhi oleh budaya asing. Sebagai mana kita ketahui banyak pengaruh budaya asing yang sering tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

Konsep lomba yang diadakan mahasiswa UNUSA ini ada perbedaan dengan lomba Kartinian pada umumnya. Dalam hal ini, festival tari dan lomba mewarnai diarahkan untuk melatih kemampuan motorik anak.

Ketua Panitia Festival Tari dan Lomba Ibu dan Anak, yang juga mahasiswa S1 PG PAUD, Riska Andriani mengatakan, "Peserta yang mengikuti lomba ini sebagian adalah anak didik mahasiswa UNUSA yang telah menjadi bunda PAUD, dan sebagian lagi dari luar. Mereka semua berasal dari Surabaya."

Dua mahasiswi PAUD UNUSA menemani peserta lomba yang sedang mewarnai gambar dari panitia Foto frsngopibarengidDua mahasiswi PAUD UNUSA menemani peserta lomba yang sedang mewarnai gambar dari panitia. (Foto: frs/ngopibareng.id)

Pembukaan acara dilakukan oleh Dekan FKIP UNUSA Nurul Kamariyah, Ners., M. Kes. Dalam sambutannya, Nurul Kamariyah mengatakan, acara ini bertujuan untuk mengasah motorik halus anak-anak.

"Saat ini masih banyak didapatkan anak-anak usia dini yang belum mempunyai kemampuan di dalam motorik halus untuk bersosialisi, berinteraksi, dan berkomunikasi dengan orang tua maupun pada lingkungannya. Itulah yang melatarbelakangi diselenggarakannya kegiatan Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak," ujarnya.

Selanjutnya ia juga menjelaskan bahwa faktor ibu sangat menentukan kreativitas dan imajinasi anak. Oleh karenanya, lomba ini tidak hanya diselenggarakan hanya untuk anak, namun ibunya juga dilibatkan menjadi peserta lomba.

 Dekan FKIP UNUSA Nurul Kamariyah Ners M Kes kiri ketika membuka Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak yang diselenggarakan oleh HIMA PAUD UNUSA Foto frsngopibarengid Dekan FKIP UNUSA Nurul Kamariyah, Ners., M. Kes. (kiri) ketika membuka Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak yang diselenggarakan oleh HIMA PAUD UNUSA. (Foto: frs/ngopibareng.id)

Selain dihadiri oleh Dekan FKIP UNUSA, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Prodi PG PAUD, Nanang Rokhman Saleh, S.Ag., M.ThI. Ia berharap kedepannya kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin dengan target peserta akan lebih banyak lagi.

"Insya Allah tahun depan peserta akan ditingkatkan. Kalau bisa tahun depan mendatangkan 3000 bunda dan anaknya agar lebih mengenal UNUSA dengan salah satu prodinya, yaitu PG PAUD," kata Nanang.

Senada dengan Nanang, Nurul Kamariyah berharap agar HIMA PAUD UNUSA menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin dengan panitia dan tempat yang bervariasi. Dengan demkian para bunda atau mahasiswa PAUD UNUSA akan bbisa memberikan inspirasi dan inovasi kepada anak-anak didik maupun kepada ibunya sebagai pendamping anak.

Kemeriahan kegiatan Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak Foto frsngopibarengid Kemeriahan kegiatan Festival Tari dan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak. (Foto: frs/ngopibareng.id)

Selain itu, ia juga berharap melalui kegiatan ini bisa sekaligus sebagai sarana untuk  promosi UNUSA. Melalui festival tari dan lomba diharapkan akan bisa membuat masyarkaat semakin lebih mengenal lagi UNUSA yang memiliki 17 Prodi dan 6 Fakultas.

"Meski yang menyelenggarakan kegiatan ini Prodi PAUD, namun sebenarnya kami membawa bendera UNUSA. Diharapkan masyarakat juga akan mengenal Prodi yang lainnya diluar Prodi PAUD. Sehingga mereka akan merekomendasikan orang terdekatnya supaya melanjutkan studi di UNUSA untuk menjadi Generasi Rahmatan Lil Alamin," tutupnya. (frs)

Penulis : Faris Mujaddid

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Sep 2020 17:48 WIB

Meski Pandemi Mahasiswa Unusa Semangat Beri Pelatihan Tali Kur

Unusa Gateway

Tetap memperhatikan protokol kesehatan.

13 Nov 2019 16:46 WIB

Unusa Dipercaya Menjadi Penyelenggara PPG Jalur Mandiri

Unusa Gateway

Unusa kembali dipercaya menjadi penyelenggara PPG jalur mandiri.

14 Apr 2019 13:58 WIB

Cookies Anti Diabet Inovasi Mahasiswa Unusa

Unusa Gateway

Mahasiswa Unusa berinovasi dengan membuat makanan ringan anti diabet.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...