Fendy Pratama tampil dengan gimmick Joker saat mendaftar sebagai bakal Calon Wali Kota Surabaya via PSI. (Foto: Alief/ngopibareng.id)
Pilkada Surabaya 2020

Unik, Pesulap Pakai Topeng Joker Daftar Cawali Surabaya Via PSI

Politik 21 October 2019 20:05 WIB

Ada yang unik pada penutupan pendaftaran konvensi bakal calon Wali Kota Surabaya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pasalnya, terdapat seseorang yang menggunakan topeng Joker mendaftar dalam konvensi tersebut.

Keunikan lainnya adalah profesi sang peserta konvensi ternyata seorang pesulap profesional. Mungkin, bagi orang-orang yang suka dunia magic, nama Fendy Pratama tak asing lagi. Namun bagi masyarakat umum, nama Fendy tentu belum akrab di telinga mereka.

Pemuda berusia 31 tahun itu mengungkapkan, alasan ia memakai gimmick topeng Joker karena kata 'Joker' kalau dibalik artinya kerjo atau kerja. Karena menurutnya, makna itu positif untuk dirinya, dalam pencalonan sebagai bakal calon wali kota Surabaya via PSI.

"Selain itu, gimmick ini karena orang-orang pada demam Joker. Dulu waktu Pileg, saya kampanye pakai gimmick Thor," kata Fendy, Minggu 20 Oktober 2019.

Meskipun usianya masih tergolong muda, Fendy punya seabrek rencana program kerja yang lengkap untuk memimpin Kota Surabaya. Bahkan, secara lengkap ia punya planning dalam membangun kota Surabaya di bidang ekonomi, sumber daya manusia, tata kota, kemasyarakatan, hingga transportasi publik.

"Ya itu yang dibutuhkan oleh Surabaya," katanya.

Ia berjanji, dalam menata kota Surabaya, ia akan menjalankan Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 9 tahun 2014 tentang penyediaan ruang untuk pedagang kaki lima (PKL). Selain itu, ia akan melakukan penambahan ruang terbuka hijau, serta pengamanan akses jalan yang rawan dan mengganggu keamanan berkendara.

"Ini dikerjakan bersama-sama warga, semua terlibat. Nanti akan ada semacam reward dan punishment. Jadi, masyarakat merasa memiliki dengan Kota Surabaya," kata Fendy.

Fendy mengaku, ia siap untuk mengikuti semua proses dalam pencalonannya melalui konvensi internal PSI. Ia tak gentar untuk menghadapi nama-nama lain yang juga daftar via PSI.

Menurutnya, hanya satu tujuan dia daftar sebagai bakal calon wali kota Surabaya, yakni dirinya ingin mengabdi kepada kota Pahlawan, meneruskan program-program apik dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan memperbaiki hal yang kurang.

"Saya sudah daftar. Saya akan ikuti semua tahapan untuk mengabdi ke kota Surabaya," pungkasnya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

19 Sep 2020 01:30 WIB

Sinopsis Seleb Kota Jogja (SKJ): Trio Ndeso Terobsesi Jadi Musisi

Film

Film Seleb Kota Jogja cerita tentang obsesi trio ndeso.

18 Sep 2020 17:40 WIB

Negatif Covid-19, Machfud Arifin-Mujiaman Jalani Tes Psikologi

Pilkada

Machfud Arifin merasa kondisinya fit.

17 Sep 2020 23:50 WIB

Ada Indikasi Berpihak, Risma dan Pemkot Dikritik KIPP

Pilkada

Risma dan Pemkot dianggap tidak netral

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...