Kepala Humas Unesa, Vinda Maya Setianigrum, saat memberikan penjelasan terkait video viral. (Foto:Pita Sari/Ngopibareng.id)

Maba Dibentak-bentak Senior, Unesa Menyayangkan Kekerasan Verbal

Pendidikan 15 September 2020 10:58 WIB

Video kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP Unesa) viral di Twitter, Senin 14 September 2020 malam. Hal ini lantaran dalam video tersebut memperlihatkan panitia PKKMB yang membentak-bentak mahasiswa baru (maba).

Mengenai kekerasan verbal tersebut, pihak kampus akhirnya angkat bicara. Rektor Unesa Prof Dr. Nurhasan, M.Kes menyayangkan kejadian tersebut. Namun, juga mengakui adanya kesalahan dalam koordinasi pelaksanaan PKKMB di FIP.

Hal senada juga ungkapkan Kepala Humas Unesa, Vinda Maya Setianingrum. Sejak video PKKMB di FIP viral, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"Sejak videonya viral senin malam, kami langsung koordinasi dengan pimpinan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) untuk mengidentifikasi kronologi kejadian tersebut," kata Vinda ditemui di Gedung Rektorat Unesa, Lidah Wetan, Selasa, 15 September 2020.

Menurut Vinda, video tersebut merupakan kejadian pada Rabu, 9 September 2020. Pihak kampus jelas mengecam aksi kekerasan verbal yang dilakukan panitia kepada maba.  "Kami sepakat, kami sangat tidak setuju dengan adanya kekerasan dalam bentuk apapun. Baik verbal maupun non verbal, baik dilakukan secara online atau tidak. Kejadian ini akan menjadi catatan penting bagi Unesa," ujar Vinda.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pimpinan, pihak FIP, panitia Komosi Disiplin (Komdis) dan juga Maba.

"Kami akan mengadakan evaluasi, kami juga akan memangil panitia Komdis terutama untuk mengetahui seperti apa kejadian sebenarnya. Sebab setiap fakultas memiliki aturan masing-masing dalam mendisiplinkan maba," imbuhnya.

Saat ditanya mengenai sanksi untuk panitia, pihaknya mengungkapkan, masih akan mencari solusi terbaik untuk semua pihak. "Baik panitia ataupun maba semuanya anak kami, kami akan mencari solusi terbaik dan menyelesaikan secara internal. Semoga kejadian tersebut tidak terulang kembali," tutupnya.

Penulis : Pita Sari

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Sep 2020 00:59 WIB

MAMA 2020 Digelar Virtual 6 Desember

ngopiK-pop

MAMA 2020 digelar virtual di Korea Selatan.

22 Sep 2020 00:40 WIB

Gedung Baru Agensi BTS Mewah

ngopiK-pop

Gedung baru Big Hit Entertainment, agensi BTS, mewah.

22 Sep 2020 00:20 WIB

5 Fakta Mahasiswi Diperkosa Bergilir 6 Pria dalam Kondisi Mabuk

Kriminalitas

Korban diperkosa secara bergilir dalam kondisi mabuk.

Terbaru

Lihat semua
22 Sep 2020 00:59 WIB

MAMA 2020 Digelar Virtual 6 Desember

ngopiK-pop
22 Sep 2020 00:40 WIB

Gedung Baru Agensi BTS Mewah

ngopiK-pop
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...