Robot yang akan membantu tugas Nakes RS Unair. (Foto: Pita Sari/Ngopibareng.id)

Unair dan ITS Kerjasama Membuat Robot untuk RS Unair

Teknologi dan Inovasi 01 April 2020 15:58 WIB

Universitas Airlangga (Unair) bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), akan membuat robot untuk meringankan pekerjaan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya, khususnya yang bertugas di ruang isolasi.

"Unair dengan ITS berkolaborasi untuk menyiapkan robot yang akan meminimalisir pekerjaan tenaga kesehatan yang ada dilapangan," ujar Rektor Unair Prof Nasih, Rabu, 1 Maret 2020.

Sementara, anggota tim robot service high infection diseases Rumah Sakit Universitas Airlangga, Niko Azhari Hidayat, dr.SpBTKV(K)VE FIHA menjelaskan, robot ini akan membantu tenaga kesehatan untuk penanganan Covid-19.

Niko mengungkapkan, tujuan adanya robot ini ialah meringankan pekerjaan tenaga kesehatan dalam mengirim obat atau benda-benda pada pasien covid-19.

"Seperti mengirim obat, pakaian, quran yang biasa dikirim keluarga bisa mengunakan robot ini," ujar dokter yang akrab disapa Niko ini.

Anggota tim robot service high infection disease RS Unair Niko Azhari Hidayat drSpBTKVKVE FIHA saat menjelaskan tentang robot tersebut Foto Pita SariNgopibarengidAnggota tim robot service high infection disease RS Unair, Niko Azhari Hidayat, dr.SpBTKV(K)VE FIHA saat menjelaskan tentang robot tersebut. (Foto: Pita Sari/Ngopibareng.id)

Memang tidak sepenuhnya tim medis tidak bertugas, tapi dengan adanya robot ini akan meninimalisir adanya penularan pada tenaga kesehatan yang bertugas.

"Dan tentunya menghemat pemakaian APD tenaga kesehatan yang saat ini kekurangan," imbuhnya.

Niko menjelaskan, saat ini prosesnya dalam uji coba. Menurutnya, dalam satu dua minggu ke depan satu robot sudah bisa beroperasi dari 4 robot yang disiapkan untuk ruang isolasi RS Unair.

Ia juga menambahkan, Rumah Sakit Unair juga sudah menyiapkan ruang kontrol untuk robot ini nantinya.

"Sudah ada ruang khusus untuk control room robot ini di dekat ruang isolasi," kata Niko.

Saat ini robot tersebut belum memiliki nama, namun Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD, K-PTI, FINASIM menyebut secara spontanitas bahwa robot tersebut bisa diberi nama pro Nakes.

"Karena cara kerja alat ini membatu tenaga kesehatan (nakes). Jadi Pro Nakes," celetuk Direktur RS Unair ini.

Penulis : Pita Sari

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Aug 2020 23:25 WIB

Daftar 13 Daerah Berubah dari Zona Oranye ke Zona Merah Corona

Nasional

13 daerah bersiap menuju zona hijau tapi kembali jadi zona merah corona.

06 Aug 2020 23:05 WIB

Tayangkan Harta Helena Lim, Infotainment Silet Disemprit KPI

Ngopitainment

Infotainment Silet berisi koleksi barang mewah Helena Lim.

06 Aug 2020 22:50 WIB

21 Orang Positif dari Klaster KPU RI

Nasional

Pegawai KPU RI work from home.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...